Teror Virus Corona
PDP Corona Berusia 11 Bulan Meninggal Dunia
"Yang pasti yang meninggal pasien terkonfirmasi positif baru satu," kata Wayong sapaan akrab La Ode Rabiul Awal dihubungi melalui WhatsApp
TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang PDP corona berusia 11 bulan di Kendari meninggal dunia.
Juru bicara Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Rabiul Awal membenarkan terdapat satu pasien positif Covid-19 dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas.
"Yang pasti yang meninggal pasien terkonfirmasi positif baru satu," kata Wayong sapaan akrab La Ode Rabiul Awal dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (11/4/2020).
Wayong menjelaskan, pasien positif Covid-19 bersusia 35 tahun itu dirujuk dari Rumah Sakit Santa Anna Kendari.
• Update: Dalam 24 Jam Terakhir 21 Pasien Corona Meninggal Dunia, Sembuh Hanya 4
• Gunung Anak Krakatau Erupsi Delapan Kali dalam Sehari
• Menelepon Putrinya Namun Tak Diangkat, Seorang Ibu Sadar Anaknya Bunuh Diri Saat Akan ke Kamar Mandi
• Setiap Pemudik di Solo Wajib Ikuti Karantina Pemkot, Jika Tidak akan Dijemput Polisi
Tim medis RS Santa Anna Kendari telah mengambil sampel cairan tenggorokan pasien itu pada 6 April 2020.
Pada Jumat (10/4/2020), pasien itu dirujuk ke RSUD Bahteramas Kendari pada pukul 13.00 WITA.
Hasil uji laboratorium pasien itu keluar pada Jumat, sekitar pukul 17.00 WITA.
Pasien itu dinyatakan positif Covid-19. Namun, tak beberapa lama menjalani perawatan di RSUD Bahteramas Kendari, pasien itu meninggal.
"Hari ini pukul 02.00 WITA meninggal dunia," kata Wayong. Wayong mengatakan, pasien itu memiliki riwayat penyakit ginjal."
Pasien itu dimakamkan berdasarkan standar operasional prosedur penanganan pasien positif virus corona baru yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Dimakamkan di TPU Kendari," kata Wayong.
PDP Bayi meninggal Sementara itu, seorang PDP berusia 11 bulan meninggal di RSUD Bahteramas pada Jumat, sekitar pukul 20.30 WITA.
Wayong membenarkan informasi itu.
• PDP Virus Corona Klaster Ijtima Ulama Gowa Ngamuk Enggan Diisolasi, Pecahkan Kaca dan Dobrak Pintu
• Khofifah Larang Debt Colector Tagih Nasabah, Minta Leasing Bantu Debitur Terdampak Virus Corona
• Lebih dari 100 Ribu Orang, Korban Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona di Seluruh Dunia
• China Kembangkan Test Kit Virus Corona yang Bisa Mengonfirmasi Positif Covid-19 dalam 45 Menit
"Yang bayi, sampai kemudian meninggal masih status PDP," kata Wayong.
Bayi tersebut juga dimakamkan dengan standar operasional prosedur penanganan pasien positif Covid-19 yang ditetapkan WHO.
Hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra masih melacak riwayat kontak dua pasien yang meninggal tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "1 Pasien Positif Covid-19 dan 1 PDP Berumur 11 Bulan Meninggal di Kendari",