Breaking News:

Berita Nasional

Perekaman KTP Elektronik Ditunda, Kemendagri: Bisa Dilakukan Jika Keadaan Mendesak

Kemendagri telah menginstruksikan kepada seluruh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menunda perekaman e-KTP.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.COM/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI memutuskan untuk menunda perekaman KTP elektronik (e-KTP).

Penyebabnya tak lain adalah karena adanya status pandemi virus corona (Covid-19).

Kemendagri pun telah menginstruksikan kepada seluruh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menunda perekaman e-KTP.

Hal tersebut tercantum dalam surat yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri Nomor 443.1/2978/Dukcapil per 16 Maret 2020.

Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah

Santri Ponpes di Kendal Positif Corona, Hasil Tes Swab Belum Keluar Malah Diperbolehkan Pulang

1.222 Pekerja Dirumahkan, 57 Perusahaan Terdampak Virus Corona di Banyumas

Pengusaha Jamu Bantu Pemkab Cilacap Lawan Virus Corona, Mereka Lakukan Ini

"Khusus layanan perekaman KTP-el, karena ada kontak fisik secara langsung, agar ditunda pelaksanaannya."

"Kecuali untuk hal yang sangat urgen," demikian isi salah satu poin dalam surat tersebut, seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Meskipun ditunda, perekaman KTP elektronik masih bisa dilaksanakan apabila sifatnya mendesak dengan penanganan khusus dalam pelaksanaannya.

Petugas dan pemohon harus menjalankan serangkaian proses untuk mencegah kemungkinan tertularnya Covid-19.

"Apabila dilaksanakan perekaman, perlu ditangani secara khusus."

"Seperti pengecekan suhu tubuh bagi petugas dan pemohon, alat yang digunakan harus didisinfektan, petugas menggunakan sarung tangan dan masker."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved