Breaking News:

Berita Banyumas

1.222 Pekerja Dirumahkan, 57 Perusahaan Terdampak Virus Corona di Banyumas

Kebijakan tersebut dari 57 perusahaan yang sebagian besar di bidang hiburan, perhotelan, dan restoran di Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI - Pekerja pabrik garmen di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Perlambatan sektor bisnis akibat merebaknya virus corona mengakibatkan sebanyak 1.222 pekerja dirumahkan dan 19 pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kebijakan tersebut dari 57 perusahaan yang sebagian besar di bidang hiburan, perhotelan, dan restoran di Kabupaten Banyumas.

Laporan tersebut berdasarkan hasil pendataan perusahaan terdampak yaitu pekerja yang dirumahkan maupun ter-PHK.

Ini Penjelasan Dinkes Kendal Tanggapi Warganet Terkait Santri Positif Corona

Instalasi Listrik Belum Terpasang, Warga Terdampak Longsor Banjarnegara Tunda Tempati Rumah Baru

Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah

Janji Bupati Banjarnegara Kepada Perantau, Melindungi Mereka Agar Tidak Diusir Apalagi Dikucilkan

Dimana itu dilakukan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disnakerkop dan UKM) Kabupaten Banyumas, Selasa (7/4/2020).

"Jumlah itu baru data awal yang masuk sampai hari ini," ujar Kepala Disnakerkop dan UKM Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono kepada TribunBanyumas.com, Selasa (7/4/2020).

Puluhan perusahaan terdampak virus corona itu mengalami penurunan produktivitas karena tak sedikit terjadi pembatalan order.

Selain itu adanya kesulitan pendistribusian produk, sampai penurunan omzet.

Joko Wiyono menambahkan, data tersebut akan selalu berubah dan diupdate setiap dua hari.

Pihaknya sedang mengupayakan karyawan yang terdampak wabah virus corona untuk mendapatkan jaring pengaman sosial (JPS) dari pemerintah.

"Kami usulkan ke Pemprov Jateng, karyawan terdampak wabah virus corona untuk mendapatkan JPS tersebut," imbuhnya.

Wabah Covid-19 itu bukan hanya dirasakan para pekerja di dalam negeri.

Tetapi juga dirasakan para pekerja migran asal Kabupaten Banyumas yang terpaksa dipulangkan.

Tercatat hingga Selasa (7/4/2020), ada sekira 441 pekerja yang sudah dipulangkan ke Banyumas.

Diketahui, para pekerja itu datang dari sejumlah negara seperti Hongkong, Taiwan, dan Malaysia.

Pemulangan pekerja migran sudah melalui serangkaian proses screening dari negara mereka bekerja. (Permata Putra Sejati)

Digagas Gerakan 35 Juta Masker di Jateng, Ganjar: Sekaligus Lawan Oknum Pedagang Jual Harga Tinggi

Mulai Hari Wajib Gunakan Masker! Achmad Yurianto: Lindungi Diri Sendiri dan Orang Lain

Jaksa Kejari Purbalingga Bacakan Tuntutan Melalui Vicon, Kasus Korupsi Dana Desa Buara

Minum Jamu Gratis Selama 15 Hari di Halaman Pendopo Dipokusumo Purbalingga

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved