Berita Cilacap
Tak Pernah Ambil Gaji, Wakil Bupati Cilacap Sumbangkan Gapok Selama 2,5 Tahun untuk Melawan Corona
Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman akan menyumbangkan uang senilai Rp150 juta untuk mengatasi pandemo corona di Cilacap.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman akan menyumbangkan uang senilai Rp150 juta untuk mengatasi pandemo corona di Cilacap.
Uang sebanyak itu, hasil dari gaji pokok dia selama 2,5 tahun.
Syamsul mengaku sejak awal menjabat sebagai wakil bupati Cilacap dan sampai sekarang belum pernah mengambil gaji.
• Hasil Tracking Santri Positif Corona di Kendal: Dinkes: Kesehatan 18 Orang Terus Dipantau
• Wabah Virus Corona Sebabkan Ratusan Buruh di Kabupaten Semarang Terkena PHK, Ribuan Dirumahkan
• Bertambah 2, PDP Virus Corona di Kabupaten Bogor yang Meninggal Dunia Jadi 9 Orang
• Bermesraan di Dalam Mobil, Saat Dietgur Satpam, Pemuda Ini Justru Menabrak Sepeda Motor Satpam
Setiap bulan, kata Syamsul, dia menerima gaji pokok sekira Rp5.000.000. Saat ini, gaji itu akan disumbangkan untuk menangani pandemi corona.
"Bukan karena riya atau sebagainya atau muatan politik, melainkan lebih pada saya berpikir, dulu saat saya mencalonkan diri sebagai wakil bupati saya meminta dukungan kepada seluruh lapisan elemen masyarakat Cilacap."
"Nah, sekarang ketika masyarakat membutuhkan, saya berpikir saya saya harus ada untuk mereka," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa, (7/4/2020).
Menurut Syamsul, pemberian gajinya untuk membantu pemerintah dan masyarakat yang terdampak corona untuk membuktikan kepada masyarakat Cilacap, kalau dia selalu ada kala masyarakat membutuhkan.
Syamsul juga menambahkan keputusan menyumbangkan gaji selama 2,5 tahun itu sudah didiskusikan dengan keluarga, terutama dengan istri.
"Alhamdulillah istri juga ridho. Saya dan istri juga telah mengadakan kegiatan sosial untuk mengatasi pandemi corona," jawabnya saat ditemui Tribunbanyumas.com di kantornya.
Selain kegiatan itu, kata Syamsul, dia dan istri telah mendatangi 38 puskesmas dan mendatangi dua RSUD di Cilacap.
"Kami memberikan ekstra fooding, tambahan makanan agar mereka, tim medis memiliki stamina yang baik," ungkapnya.
Langkah selanjutnya, karena pemerintah pusat sudah mewajibkan pemakaian masker.
Syamsul Aulia Rahman akan menambah pengadaan masker sebanyak 50.000 lembar.
Masker itu, ungkap Syamsul, akan dibagikan gratis kepada masyarakat.
• Tiap Warga Dewasa Dapat BLT Rp6,6 Juta, Singapura Keluarkan Stimulus Ketiga Senilai Rp57 Triliun
• Keluarga Ngamuk Pasien Tersengat Lebah Meninggal Dunia di Ruang Isolasi Corona, Begini Kata RS
• Pemudik dari Jakarta ODP Corona Meninggal di Brebes, Satu Pemudik Lain Berstatus PDP
• Masyarakat Kurang Disiplin Terapkan Social Distancing, Jabar Berlakukan Jam Malam
"Intinya, saya membantu pemerintah," tegasnya.