Breaking News:

Teror Virus Corona

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Seluruh Indonesia Berpotensi Ditiadakan, Begini Kata MUI

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Indonesia Berpotensi Ditiadakan, bila pandemi/wabah virus corona masih tak terkendali. hal ini sesuai fatwa MUI

Editor: yayan isro roziki
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Salat Ied di Masjig Agung Jawa Tengah 1440 Hijriyah - Bila pandemi virus corona masih tak terkendali, maka salat Idul Fitri 2020 atau 1441 Hijriyah dapat ditiadakan. Hal ini sesuai dengan fatwa MUI yang mengatur soal ibadah di tengah wabah. 

"Demikian juga tidak boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak dan diyakini dapat menjadi media penyebaran Covid-19, seperti jemaah salat lima waktu atau rawatib, salat tarawih, dan id, (yang dilakukan) di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Bila kondisi tak segera membaik, persebaran wabah virus corona kian masif, pelaksanaan salat Idul Fitri 2020 atau 1441 Hijriyah, berpotensi ditiadakan di seluruh Indonesia.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespon hal ini. Menurut MUI, bila pandemi virus corona (Covid-19) masih tak terkendali, maka salat ied dapat ditiadakan.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas.

Menurut dia, hal itu telah sesuai dengan bunyi Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.

"Sebenarnya dari fatwa yang sudah ada dan dapat disimpulkan bahwa bila situasi wabah tidak terkendali dan kalau kita salat id maka penularannya akan semakin tinggi dan terbuka, maka salat ied ditiadakan," kata Anwar kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Dana Dikembalikan kepada Calon Jamaah, Bila Tak Ada Ibadah Haji Tahun Ini. Menag: Kita Tunggu

PBNU dan PP Muhammadiyah Kompak Imbau Tak Gelar Salat Jumat untuk Sementara Waktu, Sesuai Fatwa MUI

Soal Ibadah Salat Jumat di Seluruh Masjid di Jawa Tengah, Ganjar Dukung Tausyiah MUI Jateng

Simak Pedoman Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Korban Virus Corona dari Fatwa MUI

Fatwa yang dikeluarkan MUI tanggal 16 Maret 2020 mengatakan bahwa, "Dalam kondisi penyebaran Covid-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan salat Jumat di kawasan tersebut, sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan salat zuhur di tempat masing-masing."

"Demikian juga tidak boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak dan diyakini dapat menjadi media penyebaran Covid-19, seperti jemaah salat lima waktu atau rawatib, salat tarawih, dan id, (yang dilakukan) di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian."

Namun demikian, Anwar mengatakan, jika mendekati hari raya Idul Fitri wabah Covid-19 sudah lebih terkendali, salat id dapat diselenggarakan. Meski begitu, salat harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Misalnya menyangkut jarak dan kebersihan serta tingkat keamanannya," ucap Anwar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved