Berita Semarang

Mulai 1 April, PT KAI Daop IV Semarang Hentikan Sementara Operasional Empat Kereta Api

PT KAI Daop IV Semarang menghentikan sementara beroperasinya empat kereta api (KA).

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Akibat dampak virus Corona atau Covid-16 penumpang di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah mengalami penurunan hingga 30 persen, Kamis (26/3/2020). 

Nantinya dalam pengurusan administrasi pembatalan tiket dapat dilakukan di loket Stasiun Tawang, Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu.

"Kami PT KAI Daop IV Semarang mohon maaf besarnya atas pembatalan perjalanan kereta api ini."

"Ini semata untuk kebaikan bersama. Jika ingin pindah kereta lainnya kami juga persilakan dengan ketentuan yang berlaku" pungkasnya

Jumlah Penumpang Kian Anjlok

Mewabahnya virus corona (Covid-19) tak hanya memaksa PT KAI membatalkan beberapa perjalanan kereta api.

Juga berdampak pada penurunan jumlah penumpang.

PT KAI Daop IV Semarang mencatat rata-rata penurunan penumpang tiap hari mulai 9 hingga 26 Maret 2020 mencapai 30 persen.

Itu data dibandingkan sebelum pada 8 Maret 2020.

Bahkan pada periode sama, angka rata-rata pembatalan tiket kereta api meningkat menjadi 346 persen atau hampir 3,5 kali lipat.

Dibandingkan sebelum wabah virus corona menyerang atau sebelum 8 Maret 2020.

Identitas Lengkap PDP Virus Corona Diumbar di Medsos, Pemkab Cilacap Kecewa: Sungguh Tak Manusiawi

Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga

Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka

Akibat dampak virus Corona atau Covid-16 penumpang di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah mengalami penurunan hingga 30 persen, Kamis (26/3/2020).
Akibat dampak virus Corona atau Covid-16 penumpang di Stasiun Tawang Semarang, Jawa Tengah mengalami penurunan hingga 30 persen, Kamis (26/3/2020). (TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA)

"Semula rata-rata penumpang tiap hari mencapai 17.440. Namun saat ini menjadi 12.152 penumpang tiap hari."

"Sedangkan pembatalan tiket tiap hari sebanyak 213 tiket."

"Namun kali ini meningkat tajam mencapai 949 tiket yang dibatalkan tiap hari," katanya.

Di sisi lain, saat ini masyarakat melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kebersihan agar tidak tertular saat perjalanan melalui transportasi umum.

Seperti yang yang dilakukan oleh dua mahasiswi universitas swasta di Semarang, yakni Ifa dan Putri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved