Berita Purbalingga
Pemkab Purbalingga Bangun Ruang Isolasi Darurat Corona, Bupati Pilih Kompleks LIK Logam
Ada dua bangunan yang akan dijadikan tempat alternatif isolasi pasien terduga terjangkit virus corona di Purbalingga, yang saat ini disiapkan.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Purbalingga, terus bertambah.
Pemkab Purbalingga mengatisipasi agar tidak terjadi lonjakan jumlah penderita dengan menyiapkan sejumlah bangunan milik pemerintah untuk dijadikan ruang isolasi bagi pasien Covid-19.
Ada dua bangunan yang akan dijadikan tempat alternatif isolasi pasien terduga terjangkit virus corona.
• Banyumas Berstatus SSB, Bupati Achmad Husein Minta Masyarakat Tak Termakan Berita Hoaks
• Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer
• Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga
• Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka
Seperti di kompleks UPTD Logam Kelurahan Purbalingga Lor dan bekas Panti Nugroho di Jalan Isdiman.
Itu disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam tinjauannya di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Logam kompleks UPTD Logam.
Aula tersebut akan diberikan sekat-sekat dan ditargetkan selesai tiga hari ke depan.
"Setiap sekat ada ventilasi langsung dengan udara luar."
"Ruang isolasi darurat ini sebagai antisipasi manakala ruang isolasi di rumah sakit daerah sudah penuh," ujarnya.
Dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (23/3/2020), selain LIK Logam, Bupati Tiwi juga meninjau bangunan bekas Panti Nugroho di Jalan Isdiman.
Namun bangunan dinilai kurang memenuhi syarat dikarenakan dekat dengan permukiman penduduk.
“Pilihan sebagai ruang isolasi darurat kami tetapkan di LIK Logam dengan kapasitas 10 ruang,” ujarnya.
Tiwi menerangkan, hingga saat ini di Kabupaten Purbalingga terdapat 22 pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.
Pasien tersebut hampir semuanya dari luar kota yaitu Jakarta dan sekitarnya.
"Kami mengimbau, warga Purbalingga yang baru datang dari kota yang ada kasus Covid-19, agar mematuhi ketentuan pemeriksaan kesehatan."
Ia juga mengimbau masyarakat yang kondisi tubuhnya tidak fit dapat melakukan isolasi mandiri di rumah.