Breaking News:

Berita Banyumas

Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer

Pemkab Banyumas berupaya membuat sendiri hand sanitizer dengan memanfaatkan local wisdom atau potensi daerah yang ada.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Akhir-akhir ini hand sanitizer atau cairan pembersih tangan mendadak menjadi barang langka.

Tidak mengherankan karena imbas dari mewabahnya virus corona (Covid-19), sehingga membuat masyarakat beramai-ramai membeli produk tersebut.

Tak mau kehilangan akal, Pemkab Banyumas berupaya membuat sendiri hand sanitizer dengan memanfaatkan local wisdom atau potensi daerah yang ada.

Ciu Buatan Warga Desa Wlahar Wangon Bakal Diborong Bupati Banyumas, Dijadikan Bahan Hand Sanitizer

Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka

Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga

Pemkab Banyumas berencana mengembangkan sentra ciu di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon sebagai pusat produksi produk farmasi, yaitu hand sanitizer.

Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas ini sebenarnya sudah dikenal lama sebagai tempat pembuatan minuman beralkohol.

Masyarakat sekitar menyebut minuman tersebut dengan istilah ciu.

Karena sebagai tempat produksi ciu yang merupakan minuman beralkohol tidak jarang membuat pada pengrajin merasa minder.

Tetapi tidak dengan Casmadi (70), warga Gerumbul Karanglo, RT 01 RW 03, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon.

Bahan Ciu Wlahar

Dia sudah bertahun-tahun bekerja sebagai pengrajin ciu.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved