Breaking News:

Berita Banyumas

Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer

Pemkab Banyumas berupaya membuat sendiri hand sanitizer dengan memanfaatkan local wisdom atau potensi daerah yang ada.

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan

Casmadi menceritakan. jika pembuatan ciu perlu mencampurkan beberapa bahan utamanya.

Bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan ciu.

Seperti gula jawa sekira 30 kilogram, tape singkong sekira 1,5 kilogram, dan tape beras sekira 1 kilogram.

Semua bahan-bahan itu kemudian menjadi satu dan dimasukan ke dalam sebuah wadah tong atau drum besar dan direndam selama 10 hari.

Selama 10 hari itulah terjadi proses fermentasi yang nantinya akan didestilasi atau disuling untuk menghasilkan ciu.

Kisah Kedekatan H Supono dan Sumanto di RSKJ Purbalingga, Jadi Pengawal Setia Tiap Pengajian

Wilayah Perbatasan Banyumas Dijaga 24 Jam, Tiap Pengendara Dicek Gunakan Termometer

Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng

"Satu tong besar itu bisa menghasilkan 25 liter ciu. Kalau yang kecil biasanya menghasilkan 20 liter," ujar Casmadi kepada TribunBanyumas.com, Jumat (20/3/2020).

Jika sudah disuling, Ciu Wlahar dijual per liter mulai dari Rp 20 ribu dan Rp 30 ribu.

"Jika diminum sensasinya hangat di tenggorakan dan perut."

"Sebenarnya mirip dengan ciu bekonang di Kabupaten Karanganyar," katanya.

Ciu Wlahar rata-rata memiliki kadar alkohol sekira 25-50 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved