Breaking News:

Berita Banyumas

Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer

Pemkab Banyumas berupaya membuat sendiri hand sanitizer dengan memanfaatkan local wisdom atau potensi daerah yang ada.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

Syarat dalam membuat handsanitizer adalah kadar alkoholnya minimal berada di kisaran 70-80 persen.

Jika harus membuat Ciu Wlahar dengan kadar alkohol mencapai 70 persen diungkapkan Casmadi, tidak pernah.

Karena menurutnya, jika harus mencapai 70 persen membutuhkan ongkos produksi yang tidak sedikit.

Semakin banyak bahan baku, semakin bagus dan semakin tinggi kadar alkohol yang dihasilkan.

Menurut Kadus 3 Desa Wlahar, Abas Supriyadi, jika harus membuat ciu dengan kadar mencapai 70 persen setidaknya harus melalui dua sampai tiga kali lagi proses penyulingan.

Pada umumnya para pengrajin Ciu Wlahar dalam sekali produksi bisa mencapai 60 liter dengan kadar alkohol yang hanya berkisar 25-50 persen.

DBD Terabaikan Karena Virus Corona? Di Banyumas Ada 99 Kasus, Dua Pasien Meninggal

Hoaks, Kabar Pasien Meninggal Asal Kebumen Adalah Positif Corona

Hendak Dibangun Flyover, Pedagang Pasar Kroya Cilacap Kabarnya Menolak, Ini Kata Ketua Paguyuban

"Akan tetapi jika ciu itu dinaikan kadarnya menjadi 70 persen, hasil sulingan nantinya paling hanya menjadi 15 liter."

"Harga yang mahal satu liter Rp 80 ribu," katanya.

Kesulitan utama dalam membuat kadar alkohol pada Ciu Wlahar menjadi 70-80 persen adalah bahan produksi yang mesti dua kali lipat karena dua kali penyulingan.

"Di sini maksimal kadar alkohol 50 persen. Itupun juga sudah termasuk ciu super," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved