Kamis, 30 April 2026

Berita Purbalingga

Empat Raperda Kabupaten Purbalingga, Bupati Sebut Pembuatan Jaringan Jalan Baru

Pembuatan jaringan jalan baru merupakan cara untuk mengembangkan kawasan perkotaan di Kabupaten Purbalingga.

Tayang:
PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memberikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terhadap 4 Raperda di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Purbalingga, Jumat (20/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pembuatan jaringan jalan baru merupakan cara untuk mengembangkan kawasan perkotaan di Kabupaten Purbalingga

Hal tersebut diungkapkan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam jawabannya atas Pandangan Umum Fraksi terhadap 4 Raperda di Ruang Rapat DPRD, Jumat (20/3/2020).

Menurut  Bupati yang kerap disapa Tiwi menuturkan, pengembangan kawasan perkotaan Purbalingga dilaksanakan melalui pembangunan jaringan jalan baru.

Dimana itu menghubungkan pusat kegiatan di perkotaan Kabupaten Purbalingga.

Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Bojanegara, Polres Purbalingga: Segera Tetapkan Tersangka

Sumanto Belum Percaya Pengasuhnya Meninggal, Malam Masih Ngobrol Bareng di RSKJ Purbalingga

Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng

Resep Masakan, Sroto Bancar Khas Purbalingga

"Selain itu menyediakan kawasan-kawasan yang dapat dikembangkan menjadi pusat kegiatan perdagangan jasa dan permukiman," jelasnya.

Hal itu diungkapkannya sesuai rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Jumat (20/3/2020) petang.

Terkait rencana trayek jalan Tol Tegal-Cilacap yang melewati wilayah Purbalingga, kata Tiwi, Pemkab belum mendapatkan kepastian.

Rencana trayek jalan tol belum dimasukkan ke dalam Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Saat pembahasan lintas sektor dengan kementerian, dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menyampaikan tentang rencana pembangunan jalan tol tersebut."

"Namun pada saat diminta trase jalan tolnya dari Kemenhub belum dapat memberikan data koordinatnya."

"Persetujuan substansi yang diberikan oleh kementerian ATR/BPN tidak menyinggung masalah jalan tol tersebut,” jelasnya. 

Menjawab pernyataan pengembangan Taman Kota Usman Janatin, Tiwi menjelaskan, Perumda Owabong telah melakukan pembenahan secara bertahap dengan pengembangan usaha.

Seperti penambahan kios-kios, cafe, showroom batik, dan gedung ruang kreatif Misbar.

Video Produksi Hand Sanitizer Menggunakan Ciu Wlahar di Banyumas

13 Warga Purbalingga Berstatus PDP Virus Corona, Tersebar di Lima Rumah Sakit

Kisah Kedekatan H Supono dan Sumanto di RSKJ Purbalingga, Jadi Pengawal Setia Tiap Pengajian

Jamaah Tetap Khusyuk Jalankan Salat Jumat di Masjid Darussalam Purbalingga

Selain itu Pemda juga telah berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke area GOR Goentoer Darjono.

"Minggu pagi GOR dibuka untuk masyarakat umum dan didukung pasar pagi oleh pelaku UMKM, serta hiburan positif," tutur dia. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved