Berita Banyumas

Ulang Masa Kejayaan, Dinkannak Banyumas Kembangkan Desa Inovasi Gurami Unggul, Gandeng BRPI

Dinkannak Kabupaten Banyumas bersama Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) Sukamandi berkolaborasi mengembangkan Desa Inovasi Gurami Unggul.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Dinkanak bersama rombongan berkunjung ke kelompok budidaya ikan Mina Usaha di Desa Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Rabu (4/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) Kabupaten Banyumas bersama Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) Sukamandi berkolaborasi mengembangkan Desa Inovasi Gurami Unggul.

Balai riset itu sebagai Pusat Riset Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Untuk memastikan kesiapan dinas terkait, Kepala BRPI Sukamandi bersama rombongan berkunjung ke kelompok budidaya ikan Mina Usaha di Desa Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (4/3/2020).

Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir

BERITA LENGKAP - TKW Dirujuk ke RSUD Banyumas, Pulang dari Hongkong, Bupati Perintahkan Ini

Dua TKW Terduga Suspect Virus Corona di Banyumas, Perlu Moratorium Pekerja Migran Indonesia?

Kepala Dinkannak Kabupaten Banyumas, Wisnu Hermawanto mengatakan, Banyumas telah dikenal sebagai sentra budidaya gurami.

Banyumas mampu menyumbangkan sekira 20 persen produksi gurami di Provinsi Jawa Tengah.

Oleh karena itu menjadikannya sebagai penyumbang terbesar produksi gurami nasional.

Namun produksi gurami di Kabupaten Banyumas mengalami permasalahan penurunan produksi.

Hal itu disebabkan karena kematian induk-induk yang dimiliki oleh masyarakat.

Ada sekira 2 juta induk mati dalam kurun waktu 2017-2018.

"Terbanyak di Desa Beji, Kecamatan Kedung Banteng, karena tingkat mortalitas dari induk gurami sangat tinggi."

"Yakni di atas 70 persen," ujar Wisnu kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana dalam rilisnya, Rabu (4/3/2020).

Seperti yang dialami oleh Pokdakan Mina Usaha Desa Karangsalam Kidul, Kedung Banteng.

Mereka biasanya mampu menghasilkan 600 ribu butir telur gurami per bulan.

Namun saat ini hanya mampu sekira 60 sampai 100 ribu butir.

Waspada Virus Corona, PT KAI Daop V Purwokerto Pasang Cairan Pembersih Tangan

Resep Masakan, Tumis Tahu Saus Tiram Praktis

Chord Kunci Gitar Lagu Anak Soleram

Ketua Pokdakan Mina Usaha Desa Karangsalam Kidul, Kusnan berkata pernah meraih kejayaan.

Karena menghasilkan telur-telur gurami untuk memasok kebutuhan benih sampai ke Pulau Sumatera.

Tentunya hal ini menyebabkan menurunnya produksi benih yang disebabkan keterbatasan jumlah induk. 

Sehubungan dengan hal tersebut BRPI mempunyai tanggung jawab untuk mencari solusi terhadap keadaan di atas.

"Kami berkunjung ke BBI Pandak dan masyarakat pembudidaya gurami untuk memberikan alternatif komoditas gurami unggul."

"lkan hasil hibird gurami unggul BRPI telah diuji dan menunjukkan keunggulan pertumbuhan 17-26 persen."

"Selain itu memiliki ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik," ujar Kepala BRPI Sukamandi, Dr Joni Haryadi

Gurami unggul dapat membangkitkan kembali produksi ikan gurami di Banyumas.

Diharapkan dengan menggunakan gurami unggul, usaha masyarakat dapat bangkit dan berkembang kembali.

Kepala Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar Pandak, Tri Susilowati mengatakan, BBI Pandak dilengkapi sarana pembenihan,  dan pembesaran gurami.

Total luas lahan ada sekira 2 hektare dimana 1,4 hektare area kolam. 

Pihaknya siap bekerja mengembangkan gurami unggul.

Karena gurami unggul sangat dinantikan masyarakat.

Apalagi setelah kejadian kematian induk gurami massal. (Permata Putra Sejati)

Exit Tol Sumingkir Kecamatan Jeruklegi Jadi Titik Pertemuan Pejagan dan Gedebage

Hamil Duluan, Faktor Tingginya Permintaan Dispensasi Nikah di Cilacap

Cerita Dosen Undip Ciptakan Masker Herbal, Diklaim Bisa Memfilter Polusi Udara

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved