Minggu, 31 Mei 2026

Selain Darah Tinggi, Ini 11 Efek Buruk Kesehatan dari Gampang Marah

Sering marah? Selain darah tinggi, marah ternyata dapat memicu sejumlah hal lain yang dapat merugikan kesehatan Anda

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi orang sedang marah 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Bila Anda termasuk orang yang mudah marah, maka berhati-hatilah terhadap kondisi kesehatan Anda.

Ada baiknya, Anda belajar mengelola emosi, sehingga tak mudah terpancing amarahnya.

Menurut pakar kesehata, gampang marah secara berlebihan tak baik dan merusak kesehatan Anda.

Waspada! Ini Bahaya Pesta Kembang Api Bagi Kesehatan

Kronologi dan Daftar Korban Kecelakaan Truk Rem Blong di Tol Cipularang

Bupati Purbalingga : Jalan Rusak di Tungkep itu Sebetulnya Jalannya Siapa?

Kisah Buruh Tani Harus Tebus Seragam Kebangsaan Keraton Agung Sejagat Seharga Rp 2 Juta

Dokter (dr) Nurul Afifah dalam buku karyanya Don’t Be Angry Mom (2019), menyatakan marah yang berlebihan adalah sesuatu yang merusak, termasuk kondisi kesehatan.

Menurut dia, kebiasaaan marah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Penjelasannya, jantung dituntut bekerja ekstra ketika Anda marah. Organ vital ini jadi memompa darah lebih kuat, sehingga darah mengalir lebih banyak setiap detiknya ketimbang dalam keadaan normal.

Langka, Bun Upas Dieng Terjadi saat Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Saat marah, pembuluh darah juga akan kehilangan kelenturan dan berubah menjadi kaku.

Akibatnya, pembuluh darah tidak dapat mengembang saat jantung memompa darah melalui arteri. Kondisi saat peredaran darah berlebih ditambah pembuluh darah kaku itulah yang menyebabkan tekanan darah meningkat.

Bukan hanya darah tinggi, founder @bundatalk tersebut menyatakan kebiasaan marah juga bisa menimbulkan 11 masalah kesehatan lain.

Cerita Iis Dahlia Susul Suami ke Bali karena Curiga Ada Wanita Lain, Ini yang Didapati di Kamar

Berikut penjelalasannya:

1. Serangan jantung

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan The European Heart Jornal Acute Cardiovascular Care, insiden marah dapat memicu serangan jantung sekitar 2 persen.

Sementara, orang yang memiliki durasi marah lebih dari 2 jam berisiko 8,5 kali lebih tinggi mengalami serangan jantung.

Detik-detik Bambang Gagalkan Upaya Penculikan Anaknya, Tabrakkan Motor ke Pelaku

2. Penurunan fungsi jantung

Peneliti dari Havard University meneliti 670 pria dewasa menggunakan metode pengukuran skala hostility.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved