Langka, Bun Upas Dieng Terjadi saat Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena embun es yang terjadi di puncak musim penghujan ini mematahkan anggapan, embun es hanya terjadi di musim kemarau

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
istimewa
Fenomena embun es di kawasan dataran tinggi Dieng, pada Sabtu (18/1/2020), mengejutkan warga. Musababnya, fenomena ini terjadi di tengah musim penghujan. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Fenomena embun es kembali terjadi di komplek candi Arjuna dataran tinggi Dieng, Sabtu pagi (18/1/2020).

Peristiwa ini mengejutkan lantaran dianggap tak lazim.

Biasanya, embun es muncul di musim kemarau saat Dieng dilanda cuaca terik dengan penurunan suhu ekstrem.

Fenomena embun es yang terjadi di puncak musim penghujan ini mematahkan anggapan, embun es hanya terjadi di musim kemarau.

Meski kejadian itu tidak biasa, menurut Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhi, kemunculan fenomena embun es (frost) bisa saja terjadi di musim penghujan.

Berdasarkan hasil analisa BMKG, saat ini Provinsi Jawa Tengah memang sudah masuk musim hujan.

Meski demikian, peluang terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer dan banyak faktor, baik regional maupun lokal.

Fenomena frost yang terjadi hari ini di dataran tinggi Dieng, menurut Ajie, sangat mungkin disebabkan oleh membekunya embun air pada dedaunan sehingga membentuk butiran es.

Oleh masyarakat setempat fenomena itu dikenal dengan nama bun upas.

Ini terjadi karena tidak banyaknya tutupan awan yang berpotensi hujan.

Energi panas matahari yang terpantul dari bumi langsung hilang ke atmosfer, sehingga tidak ada pantulan balik ke bumi.

"Kondisi ini jika terjadi terus menerus menyebabkan udara semakin dingin,"katanya

Ajie menjelaskan, untuk diketahui, tanah lebih mudah menyerap panas dan lebih mudah melepaskan panas.

Ditambah lagi kondisi topografi Dieng yang berupa dataran tinggi.

Kondisi yang sangat dingin ini berdampak suhu udara yang bisa mencapai 0 derajat celcius hingga dapat menyebabkan uap air atau embun menjadi beku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved