Selain Darah Tinggi, Ini 11 Efek Buruk Kesehatan dari Gampang Marah
Sering marah? Selain darah tinggi, marah ternyata dapat memicu sejumlah hal lain yang dapat merugikan kesehatan Anda
Penelitian tersebut dilakukan untuk mengukur level kemarahan dan mengukur setiap perubahan pada fungsi paru-paru pria.
Hasilnya, pria yang mempunyai level hostility tertinggi memiliki kapasitas paru-paru terburuk sehingga berisiko menurunkan kapasitas fungsi paru.
• Tak Puas atas Layanan, RA Nekat Bunuh Pasangan Kencan saat Pesta Seks
3. Stroke
Dokter yang aktif mengisi talkshow tentang parenting di berbagai daerah di Indonesia mengemukakan risiko seseorang terkena stroke meningkat tiga kali lipat akibat gumpalan darah (blood clot) ke otak atau perdarahan di otak selama dua jam setelah kondisi kemarahan yang meluap-lua.
Hal itu merujuk pada ulasan Mostofsky E1, Penner EA2, Mittleman MA 3 dalam artikel Outbursts of Anger as a Trigger of Acute Cardiovascular Events: A Systematic Review and Meta-analysis, yang diterbitkan oleh US National Library of Medicine National Institute of Health.
• Sangat Tidak Disarankan! Kebiasaan Pakai Tisu Setelah Buang Air Menyimpan Bahaya
Orang yang mempunyai aneurysm pada satu artieri otak bahkan mempunyai risiko enam kali lipat aneurysm-nya pecah ketika dalam kondisi kemarahan yang meluap-luap.
4. Sakit kepala
Jangan kaget ketika sakit kepala tiba-tiba datang ketika Anda sedang marah. Menurut Nurul Afifah, hal itu bisa terjadi karena otot-otot dan pembuluh darah yang tegang akan menyebabkan pasokan oksigen ke otak menjadi berkurang.
• Hobi Minum Kopi? Hentikan Dulu Konsumsinya Jika Kamu Merasakan Gejala Berikut
5. Sakit mag
Dia membeberkan orang yang marah atau stres akan lebih sensitif dengan jumlah asam lambung di perut dan biasanya akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian ulu hati.
6. Sulit tidur
Anda bisa saja sulit tidur disebabkan karena perasaan gelisah dan tidak tenang saat marah.
• Ahmad Dhani dan Grup Band Dewa 19 Akan Tur Perdana Tahun 2020, Ini 4 Faktanya
7. Kekebalan tubuh melemah
Kemarahan mempunyai hubungan erat dengan penurunan level antibodi immunoglobulin A (IgA) selama 6 jam. Antibodi itu adalah antibodi yang memainkan peran penting dalam imunitas mukosa.
Nurul Afifah menerangkan IgA banyak ditemukan pada bagian sekresi tubuh seperti liur, mukus, air mata, kolostrum dan susu sebagai secretory IgA dalam perlindungan permukaan organ tubuh dari penempelan bakteri dan virus ke membran mukosa.
• Jangan Hanya Fokus Soal Gaji Besar, Karyawan Harus Perhatikan Hal Penting ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/orang-marah.jpg)