Senin, 15 Juni 2026

Cilacap

Sentil Warga Hobi Menghujat Pertamax Naik, Ini Pesan Ketua DPRD Cilacap

Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat minta warga tak hanya hujat pemerintah usai Pertamax meroket jadi Rp16.250, Kamis (11/6).

Tayang:
Tribun Banyumas
KETUA DPRD CILACAP - Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat, memberikan keterangannya di Semarang terkait melambungnya harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, Kamis (11/6/2026). Ia mengimbau masyarakat untuk tidak hanya menghujat, melainkan mencari solusi atas kondisi pelemahan ekonomi ini. (Foto: Dok. dprd.cilacapkab.go.id) 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat, merespons kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. 
  • Ia mengajak warga tidak sekadar menghujat, melainkan mencari solusi bersama di tengah himpitan ekonomi dan pelemahan rupiah. 
  • Menurutnya, hal ini dipicu konflik Timur Tengah dan besarnya impor migas nasional yang membuat harga sembako ikut naik. 
  • Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menegaskan penyesuaian harga ini sudah sesuai formula pemerintah.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat, meminta masyarakat agar tidak hanya memiliki hobi mengkritik atau menghujat pemerintah.

Hal ini disampaikannya menyusul lonjakan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang kini meroket hingga mencapai Rp 16.250 per liter.

Menurut Taufik, kondisi ekonomi pelik yang sedang terjadi saat ini merupakan persoalan bersama yang perlu dihadapi dengan mencari jalan keluar secara kolektif, bukan sekadar melontarkan hujatan semata.

Baca juga: Sertipikat Tanah Hilang di Cilacap? Siapkan Rp350 Ribu dan Harus Bersumpah

"Saya ingin menyampaikan, ini PR kita semua, mari kita kritisi pemerintah, tapi jangan dihujat. Mari kita berikan jalan keluar bareng-bareng. Tidak ada orang yang lebih pintar atau lebih hebat," ujar Taufik saat ditemui di Pengadilan Tipikor Semarang, dikutip pada Kamis (11/6/2026).

"Kalau kita kerja sama, tujuannya agar ekonomi membaik dan nilai dollar bisa kembali turun," tambahnya.

Kondisi tersebut secara tidak langsung berdampak pada merangkak naiknya harga berbagai kebutuhan pokok di pasaran.

"Kalau menurut warga yang saya ketemu, itu berdampak sekali karena banyak sekali kebutuhan pokok yang naik," ujarnya menceritakan keluhan masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat luas agar berbagai peringatan dini yang dirilis oleh lembaga ekonomi dan otoritas keuangan tidak dianggap sebelah mata.

"Masyarakat masih kondusif, kita harapkan pemerintah segera mengambil langkah," ucap Taufik.

"Kalau ada peringatan dari BI, jangan dijadikan olok-olok, tetapi dijadikan penyemangat untuk segera memperbaiki keadaan," sambungnya.

Politikus PDI-P tersebut menambahkan, tingginya angka ketergantungan negara terhadap barang impor menjadi salah satu faktor utama yang membuat kondisi ekonomi domestik rentan saat nilai dollar menguat.

Akibatnya, berbagai komoditas berpotensi mengalami lonjakan harga dan pada akhirnya daya beli masyarakat akan ikut tertekan.

"Kalau diimpornya banyak, berarti banyak sekali barang-barang yang harganya akan naik. Yang kedua, daya beli masyarakat (menurun)," imbuhnya menjabarkan.

Menurut pemaparannya, pelemahan rupiah semakin memperbesar efek domino tersebut karena industri migas nasional hingga saat ini masih sangat bergantung pada pasokan bahan baku dari luar negeri.

"Kalau kilang-kilang minyak kita bahan bakunya dari luar negeri, tentu akan berimbas. Itu tidak bisa ditahan begitu saja, kecuali subsidinya diperbesar," jelas Taufik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved