Senin, 15 Juni 2026

Nyaris Disambar KA Anggrek di Layur, Sopir MPV Nekat Diburu Polisi

Viral mobil MPV terobos palang pintu di Jalan Layur Semarang hingga nyaris tersambar KA Anggrek, Jumat (12/6). KAI kini buru pengemudi.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas
TANGKAP LAYAR - Tangkapan layar dari video amatir yang menunjukkan aksi nekat seorang pengemudi mobil MPV saat menerobos palang perlintasan kereta api yang sudah berbunyi di Jalan Layur, Kota Semarang, Jumat (12/6/2026). Mobil tersebut nyaris tertemper KA Anggrek relasi Gambir-Surabaya yang tengah melaju di lokasi. (Foto: Dok Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Beredar video viral mobil MPV nekat menerobos palang pintu di Jalan Layur, Kota Semarang, Jumat (12/6/2026). 
  • Kendaraan ini nyaris tertemper KA Anggrek jurusan Gambir-Surabaya. 
  • Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyayangkan aksi tersebut. 
  • KAI akan menggandeng kepolisian untuk melacak pengemudi MPV itu. 
  • Sepanjang Januari-Juni 2026, tercatat 12 kecelakaan di perlintasan Daop 4 meski 14 perlintasan liar sudah ditutup.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Beredar luas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial, sebuah aksi nekat seorang pengemudi mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) yang dengan sengaja menerobos palang pintu perlintasan kereta api di kawasan Jalan Layur, Kota Semarang.

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas tersebut, mobil MPV itu terlihat tetap melajukan kendaraannya untuk melintas. Padahal, saat itu sirine peringatan tanda kereta lewat telah berbunyi nyaring dan palang pintu perlintasan sudah mulai tertutup perlahan.

Akibat tindakan ceroboh itu, kendaraan tersebut nyaris saja tertemper kereta api (KA) Anggrek relasi perjalanan Gambir-Surabaya yang saat itu tengah melaju kencang di lokasi kejadian, pada Jumat (12/6/2026) lalu.

Baca juga: Viral Mobil MPV Nyaris Dihantam KA Anggrek di Semarang, KAI Desak Hukum Pengemudi

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, sangat menyayangkan tindakan nekat pengendara tersebut. Menurutnya, hal itu dinilai amat membahayakan keselamatan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya yang kebetulan berada di sekitar rel.

"KAI Daop 4 Semarang sangat menyayangkan tindakan pengendara tersebut. Perilaku menerobos palang pintu bukan hanya membahayakan pengendara itu sendiri, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lain, petugas, serta keselamatan perjalanan kereta api," ujar Luqman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/6/2026).

Peristiwa mendebarkan tersebut diakui sempat membuat warga setempat dan pengguna jalan di sekitar lokasi perlintasan menjadi panik bukan main.

Beruntung, tidak sampai terjadi tabrakan nahas antara mobil MPV tersebut dengan KA Anggrek. Sehingga, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun menyebabkan gangguan pada operasional perjalanan kereta api antarkota.

Meski demikian, Luqman menegaskan secara keras bahwa kejadian membahayakan itu tidak boleh dianggap sebelah mata karena sangat berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang fatal.

Menurut penuturannya, pihak KAI Daop 4 Semarang akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menelusuri secara pasti identitas pengemudi mobil MPV tersebut.

"Kami mendorong adanya penegakan hukum terhadap pelanggaran di perlintasan sebidang. Jika pelanggaran seperti ini dibiarkan, maka dapat menjadi contoh buruk bagi pengguna jalan lain," katanya.

KAI Daop 4 Semarang sendiri diketahui terus melakukan berbagai upaya antisipatif untuk menekan tingginya angka kecelakaan di kawasan perlintasan sebidang. Langkah tersebut mulai dari menggelar sosialisasi keselamatan kepada masyarakat luas, kampanye tertib dan disiplin berlalu lintas, pemasangan spanduk imbauan bahaya, hingga menjalin koordinasi rutin dengan pemerintah daerah serta aparat kepolisian.

Selain berbagai langkah komprehensif itu, pihak KAI bersama para pemangku kepentingan terkait juga secara tegas melakukan penutupan terhadap sejumlah perlintasan liar yang dinilai sangat rawan menjadi titik kecelakaan.

Berdasarkan data, sepanjang bulan Januari hingga Juni 2026 ini, KAI Daop 4 Semarang mencatat telah melaksanakan sebanyak 177 kali kegiatan sosialisasi keselamatan di berbagai perlintasan sebidang. Dalam periode yang sama, sebanyak 14 perlintasan kereta api liar juga telah sukses ditutup secara permanen.

Kendati berbagai macam langkah pencegahan telah dilakukan secara intensif, nyatanya masih saja tercatat ada 12 kejadian kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang dalam wilayah Daop 4 Semarang selama periode enam bulan pertama pada tahun ini.

Luqman mengatakan angka kecelakaan tersebut seolah menjadi pengingat keras bahwa keselamatan di perlintasan sebidang sejatinya merupakan sebuah tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved