Jawa Tengah
Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Warga Terpaksa Turun Kelas
Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax Turbo hingga Rp19.400 per liter membuat pemilik mobil pusing dan terpaksa turun kelas ke Pertamax.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ia sangat berharap pihak pemerintah dan pemangku kebijakan di Pertamina bisa lebih mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya pulih.
“Harapannya ya jangan semua naik. Daya beli masyarakat kan lagi turun juga,” tambahnya mengakhiri pembicaraan.
Kenaikan harga BBM non-subsidi ini seakan menjadi dilema baru bagi kehidupan masyarakat perkotaan.
Di satu sisi mereka membutuhkan performa kendaraan yang optimal, namun di sisi lain harus berhadapan dengan realitas biaya hidup harian yang kian menanjak tajam. (Rad)
| Razia Dini Hari di Desa Sikuang, 89 Motor Balap Liar Kena Tilang |
|
|---|
| Target Rebut Kursi 2029, DPW PPP Jateng Minta Kader Nongkrong Bareng Anak Muda |
|
|---|
| Bawa Uang Rp646 Ribu, Pria Ini Akhiri Hidup di Kebun Alpukat |
|
|---|
| Viral di Grup WA Atap Seng Terbang, Camat Pastikan Itu Kejadian Wanayasa |
|
|---|
| Beredar Video Anggota Fraksi PDIP Sebat di Ruang AC, Ketua DPRD Jateng Janji Tegur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260331-antrean-motor-di-spbu-purwokerto-imbas-isu-kenaikan-bbm.jpg)