Rabu, 13 Mei 2026

Banyumas

Mengambang di Dermaga Papringan, Jasad Pria Karangrau Berhasil Dievakuasi

Pria 32 tahun yang terjun dari Jembatan Serayu pada Minggu malam akhirnya ditemukan tewas di Dermaga Papringan sejauh 3,9 km, Selasa (12/5).

Tayang:
ISTIMEWA
JATUH DARI JEMBATAN - Evakuasi seorang pria berinisial IF (32) yang dilaporkan terjun dari Jembatan Sungai Serayu, Kecamatan Banyumas. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Dermaga Desa Papringan dengan jarak kurang lebih 3,9 kilometer dari lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad IF (32), pria asal Karangrau yang terjun dari Jembatan Serayu.
  • Korban ditemukan pada Selasa (12/5/2026) sore di kawasan Dermaga Desa Papringan.
  • Titik penemuan berjarak sekitar 3,9 kilometer dari lokasi awal kejadian.
  • Jasad korban langsung diperiksa oleh puskesmas dan kepolisian setempat.
  • Pihak keluarga meminta jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum dimakamkan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Setelah dua hari dilakukan proses pencarian, seorang pria yang dilaporkan terjun dari Jembatan Sungai Serayu, Kecamatan Banyumas, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Dermaga Desa Papringan, Selasa (12/5/2026) sore.

Korban diketahui berinisial IF (32), seorang warga asal Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas. Ia sebelumnya diduga kuat nekat menceburkan diri dari Jembatan Serayu pada pergantian hari antara Minggu (10/5/2026) malam hingga memasuki Senin (11/5/2026) dini hari.

"Alhamdulillah tadi sudah diakui dari pihak keluarga korban yang ditemukan sore ini sekitar jam 16.30 WIB dinyatakan adalah IF yang pada Senin, 11 Mei 2026, menceburkan diri dari Jembatan Serayu di Kecamatan Banyumas," kata Amin kepada Tribunbanyumas.com, dalam laporannya, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Ini Baru Ormas Keren, SAR Elang Perkasa Kebumen Beranggotakan Relawan Fokus Tangani Kebencanaan

Menurutnya, proses pencarian intensif telah dilakukan sejak hari pertama kejadian dengan melibatkan personel Tim SAR gabungan dari berbagai unsur terkait.

Barulah pada hari kedua operasi pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan di aliran Sungai Serayu sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Pada hari kedua pencarian oleh tim SAR gabungan berhasil ditemukan kurang lebih 3,9 kilometer dari LKP dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.

Para petugas medis dari puskesmas setempat bersama pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

"Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga dan sudah dilakukan identifikasi oleh pihak puskesmas dan kepolisian," ujarnya.

Amin menambahkan, pihak keluarga sempat meminta agar jenazah korban terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit guna penanganan medis lebih lanjut sebelum akhirnya dimakamkan.

"Permintaan dari pihak keluarga, korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," tutupnya.

Peristiwa tragis tersebut dilaporkan pertama kali terjadi pada Minggu (10/5/2026) malam menjelang pergantian hari, tepatnya sekitar pukul 23.57 WIB. (jti)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved