Berita Batang
Marak Pencurian, Petani Kopi di Batang Terpaksa Panen Dini Hasil Perkebunan
Petani kopi di Batang memilih memanen dini kopi lantaran maraknya pencurian. Padahal, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas kopi.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Selain mengejar hasil produksi, para petani kopi Batang juga terus berupaya mengenalkan kopi lokal ke pasar yang lebih luas.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui agenda Manual Brew Competition yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 mendatang.
"Kami ingin kopi Batang semakin dikenal di luar daerah."
"Lewat manual brew competition nanti, harapannya kopi Batang bisa lebih naik lagi," jelasnya.
Baca juga: Truk Terguling di Jalan Pantura Subah Batang, Tabrak Truk Lain yang Berhenti akibat Gangguan
Dia ingin, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat memberikan perhatian terhadap keamanan kawasan perkebunan kopi selama musim panen berlangsung agar petani dapat memanen kopi dengan kualitas terbaik tanpa khawatir kehilangan hasil kebun mereka.
"Kami berharap, keamanan kebun kopi petani bisa lebih diperhatikan supaya kopi berkualitas dari Batang tidak habis dicuri," harapnya. (*)
| Lantik Pejabat Baru, Bupati Batang Tegaskan Tak Butuh Pujian Apalagi Uang dari Anak Buah |
|
|---|
| Truk Terguling di Jalan Pantura Subah Batang, Tabrak Truk Lain yang Berhenti akibat Gangguan |
|
|---|
| Ingin Jadi Kota Terang dan Tekan Angka Kecelakaan, Bupati Batang Faiz Tawarkan Proyek APJU Rp 153 M |
|
|---|
| Punya 14 Ribu RTLH, Pemkab Batang Hanya Bisa Perbaiki 161 Unit Tahun Ini. Ini Kendalanya |
|
|---|
| Motor Masuk Tol Semarang-Batang Lewat GT Kandeman, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260521-petani-kopi-reban-batang-panen-dini-kopi.jpg)