Selasa, 19 Mei 2026

Berita Batang

Punya 14 Ribu RTLH, Pemkab Batang Hanya Bisa Perbaiki 161 Unit Tahun Ini. Ini Kendalanya

Pemkab Batang hanya bisa memperbaiki 161 RTLH tahun ini di antara 14 ribu RTLH yang ada. Keterbatasan anggaran jadi kendala.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Tito Isna Utama
PERBAIKAN RTLH - Kepala DPRKP Kabupaten Batang Tatang Sontani memberi keterangan kepada wartawan di kantornya, Senin (18/5/2026). Tatang mengatakan, Pemkab Batang mengalokasikan anggaran perbaikan RTLH sebanyak 161 unit dari 14 ribu unit RTLH yang terdata. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Batang berencana memperbaiki 161 unit RTLH tahun ini.
  • Angka tersebut jauh lebih sedikit dibanding jumlah RTLH yang mencapai 14 ribu unit.
  • Pemkab Batang berharap bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi untuk menuntaskan RTLH.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengalokasikan perbaikan 161 rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).

Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari angka RTLH di Batang yang mencapai 14 ribu unit.

Setiap rumah akan mendapat bantuan stimulus sebesar Rp18,5 juta.

Kepala DPRKP Kabupaten Batang, Tatang Sontani mengatakan, dari total bantuan tersebut, Rp2,5 juta di antaranya dialokasikan untuk tenaga kerja.

Sisanya, digunakan untuk pembelian material bangunan.

"Alhamdulillah, satu unit itu (dapat bantuan) Rp18,5 juta. Rp2,5 jutanya untuk tenaga kerja, sisanya untuk material," kata Tatang, Senin (18/5/2026). 

Baca juga: Motor Masuk Tol Semarang-Batang Lewat GT Kandeman, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan

Menurut Tatang, penerima bantuan perbaikan RTLH tahun ini merupakan pengusulan tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, jumlah RTLH terdata dinamis karena kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah sewaktu- waktu. 

Ada warga yang mampu memperbaiki rumah secara mandiri setelah kondisi ekonomi membaik, namun ada pula yang justru masuk kategori RTLH akibat faktor ekonomi maupun bencana.

"RTLH itu sangat dinamis. Bisa berkurang karena penghuni ekonominya membaik, tapi bisa juga bertambah karena faktor kemiskinan atau bencana," ujarnya.

Dengan keterbatasan anggaran daerah, pihaknya mengakui, penanganan RTLH belum bisa dilakukan secara cepat. 

"Tahun ini saja kita hanya dapat 161 unit. Makanya, kami juga terus berupaya ke kementerian maupun provinsi supaya ada tambahan bantuan untuk mempercepat pengurangan RTLH," jelasnya. 

Baca juga: Sejumlah Perusahaan China Minat Investasi Rp8 Triliun ke Indonesia, KEK Batang Bakal Kebagian

Selain dari APBD Kabupaten Batang, DPRKP juga berharap adanya dukungan bantuan dari pemerintah pusat. 

Tatang menyebut, berdasarkan komunikasi dengan kementerian, setiap kabupaten/kota berpotensi mendapatkan tambahan sekitar 200 unit bantuan RTLH dari pemerintah pusat.

"Kalau dari pusat kemarin informasinya rata-rata kabupaten kota bisa dapat sekitar 200 unit," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved