Wonosobo
Wisatawan Asal Tangerang Rela Menginap demi Festival Balon di Wonosobo
Festival Balon Mirombo di Wonosobo pada Rabu (25/3) dibanjiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah yang antusias melihat balon raksasa.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Festival Balon Mirombo di Wonosobo sukses memikat ribuan pengunjung dari berbagai kota pada Rabu (25/3).
- Wisatawan asal Tangerang dan Rembang rela menempuh perjalanan jauh hingga menginap demi menyaksikan tradisi balon raksasa ini secara langsung.
- Bahkan ada yang berangkat naik motor sejak dini hari dan terharu saat tiba di lokasi.
- Warga lokal pun merasa sangat bangga karena tradisi ini menjadi identitas budaya daerah yang unik.
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Semarak penyelenggaraan festival balon udara pasca-Lebaran Idulfitri di Kabupaten Wonosobo sukses menghipnotis perhatian publik secara luas.
Magnet tradisi menerbangkan balon raksasa ini rupanya tidak hanya memikat warga setempat.
Para pelancong dari berbagai penjuru daerah rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan secara langsung pesona keunikan khas langit Wonosobo tersebut.
Baca juga: Aksi Komunitas Badale Pukau Pengunjung Festival Balon Wonosobo
Terpantau sejak pagi hari pada Rabu (25/3/2026), kawasan Lapangan Mirombo yang terletak di Kelurahan Rojoimo sudah disesaki oleh lautan manusia.
Sebagian besar pengunjung hadir membawa rombongan keluarga mereka, dan tidak sedikit yang sengaja menumpang tidur di kediaman sanak saudara agar tidak ketinggalan momen berharga ini.
Turis Asal Tangerang
Salah seorang pelancong asal Tangerang, Mutia, membagikan kisahnya.
Ia menyatakan bahwa ini adalah pengalaman perdananya menginjakkan kaki di arena festival tersebut.
“Ini pertama kali aku ke sini, makanya penasaran pengin lihat, kebetulan hari ini ada acara kan. Nah, seru sih di sini,” ujarnya.
Perempuan ini memboyong serta sang suami dan ketiga buah hatinya.
Momentum kunjungan ke Wonosobo ini juga ia manfaatkan sebagai ajang merajut silaturahmi dengan kerabat.
“Iya baru pertama kali. Kita bawa anak tiga sama suami. Nah kebetulan ada saudara juga yang di sini tinggalnya. Jadi kita tidur di rumah mereka,” katanya.
Bagi Mutia, atraksi mengudara balon-balon raksasa ini memberikan memori yang sangat membekas di hati.
“Ya senang, seru. Apalagi serunya kalau ada yang robek ya. Itu yang ditunggu-tunggu,” ujarnya sambil tertawa bercanda.
Melihat kemeriahan yang ada, ia tak menampik punya keinginan kuat untuk kembali menyambangi Wonosobo jika agenda serupa kembali diselenggarakan pada tahun depan.
“Tahun depan kalau ada lagi pastinya mau dong. Kalau memang ada lagi dan ada cara kayak gini jadi ramai,” katanya.
Motoran Dari Rembang
| Angin Kencang Ngamuk di Krasak Wonosobo, Atap Masjid An Nur Rusak |
|
|---|
| Tim SAR Wonosobo Temukan Jenazah Korban Longsor di Sungai Bogowonto, Kaki Kanan Masih Hilang |
|
|---|
| Slamet Bangun Ulang Tenda Hajatan Ambruk di Garung Wonosobo |
|
|---|
| Bupati Afif Minta 10 Program PKK Tuntaskan Stunting di Wonosobo |
|
|---|
| Hujan Deras Landa Wonosobo, Empat Titik Longsor Tutup Akses Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260325-festival-balon-mirombo.jpg)