Rabu, 22 April 2026

Wonosobo

Hujan Deras Landa Wonosobo, Empat Titik Longsor Tutup Akses Jalan

Hujan lebat memicu tanah longsor di empat titik yang tersebar di tiga kecamatan wilayah Wonosobo.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Daniel Ari Purnomo
ISTIMEWA
Evakuasi Material Longsor, Sejumlah petugas gabungan dibantu warga sekitar saat bergotong royong membersihkan material tanah longsor yang menutup akses jalan kabupaten di Dusun Krakal, Desa Surengede, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Senin (30/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras memicu tanah longsor di empat titik pada tiga kecamatan di Wonosobo, Senin (30/3/2026) sore. 
  • Titik longsor tersebar di Watumalang, Kejajar, dan Mojotengah. 
  • Bencana ini melumpuhkan akses jalan kabupaten dan menimpa rumah warga. 
  • BPBD Wonosobo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 
  • Petugas gabungan telah membersihkan material longsor sehingga arus lalu lintas kembali normal.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Cuaca ekstrem berupa guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga lebat memicu rentetan bencana tanah longsor di sejumlah titik wilayah Kabupaten Wonosobo pada Senin (30/3/2026) sore.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Sabarno, menuturkan bahwa peristiwa alam yang terjadi hampir bersamaan ini mayoritas berdampak pada tertutupnya akses infrastruktur jalan serta menimpa area permukiman warga.

"Laporan yang masuk BPBD Wonosobo, longsor terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Watumalang, Kejajar, dan Mojotengah," ungkapnya.

Baca juga: Longsor Gerus Jalan Desa hingga Rusak Rumah Warga di Kebumen, 10 Orang Mengungsi

Sabarno memastikan insiden ini tidak sampai merenggut korban jiwa atau menyebabkan adanya korban luka.

Kendati demikian, mobilitas perekonomian warga sempat tersendat akibat lumpuhnya sejumlah ruas jalan vital antarkecamatan.

Di wilayah Kecamatan Watumalang, tanah longsor menerjang Desa Mutisari dan memutus akses Jalan Kabupaten ruas Depok-Mutisari.

 Guguran material tanah setinggi lima meter dengan lebar delapan meter menimbun badan jalan, membuat arus kendaraan terhenti selama sekitar 1,5 jam.

Bencana di titik ini dipicu oleh hujan deras yang turun tanpa henti selama dua jam.

"Petugas gabungan sudah langsung melakukan penanganan berupa asesmen, pembersihan material, serta penyemprotan jalan," sebutnya.

Berkat kesigapan petugas di lapangan, akses jalan tersebut dilaporkan sudah bisa dilintasi kendaraan dengan normal pada pukul 17.30 WIB.

Masih di kawasan Desa Mutisari, tepatnya di Dusun Bendungan, sebuah tebing setinggi tiga meter ambrol dan menghantam bagian dapur milik salah seorang warga. Pihak BPBD mengklasifikasikan kerusakan ini dalam kategori ringan dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp7 juta.

"Tidak ada korban dalam kejadian ini," tegasnya.

Longsor lainnya di wilayah Watumalang juga melanda Dusun Lamuk, Desa Kalidesel, yang menimpa sebuah bangunan kandang ternak warga.

Sementara itu, di Kecamatan Kejajar, material tanah dari tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup total jalan penghubung jalur Kejajar-Wates di kawasan Dusun Krakal, Desa Surengede. Imbas tumpukan tanah yang tebal, arus lalu lintas di titik ini lumpuh total lebih dari empat jam.

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh tim relawan gabungan dibantu alat berat ekskavator dan mobil tangki air penyemprot lumpur.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved