Berita Jateng
Geger Api Abadi Mrapen Grobogan Padam, ternyata tak Ada yang Abadi
Mereka menilai penyebab nyala api Mrapen mulai meredup karena kondisi cuaca hujan
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Sedimen Tertutup Lumpur
Kepala Bidang Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono mengungkap, hasil kajian timnya di lapangan, sumur gas Api Abadi Mrapen tertutup lumpur sehingga api tersebut padam.
"Intinya gas ini tertutup sama lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu," jelasnya.
Kendati begitu, ia mengklaim sumber gas penyuplai api abadi mrapen itu masih mencukupi.
Pihaknya kini tinggal membuka sumbatan itu agar gas kembali lancar mengalir.
Proses pengerjaan pembersihan ini ditargetkan bakal rampung selama satu minggu.
"Nanti pakai teknik flushing yakni pembersihan agar lumpur-lumpur yang menyumbat bisa terangkat, gasnya bisa mengalir kembali," terangnya. (Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pengelola-api-abadi-mrapen-memastikan-api-abadi-mrapen-telah-padam-minggu-3102020.jpg)