Jumat, 29 Mei 2026

Berita Kendal

Rumah Hingga Warung Bakso di Rowosari Kendal Rusak Diterjang Angin Kencang

Sedikitnya 10 rumah dan tempat usaha di Rowosari Kendal rusak diterjang angin ribut, Sabtu petang. Sebelumnya, ada 29 rumah yang mengalami hal serupa.

Tayang:
Tribun Banyumas/BPBD Kendal
RUMAH AMBRUK - Sebuah rumah di Rowosari Kendal, Jawa Tengah, ambruk setelah diterpa angin kencang, Sabtu (10/1/2026) petang. 

Sementara, di Desa Tanjunganom, tempat pembuatan paving blok milik BUMDes rusak berat di bagian atap.

Antisipasi Bencana Lain Akibat Hujan

Sebagai langkah mitigasi, pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik rawan bencana hidrometeorologi, mulai dari potensi banjir, longsor hingga angin kencang.

Data yang dipaparkan BPBD, wilayah rawan longsor berada di sekitar Siboli (Singorojo, Boja dan Limbangan). 

Sedangkan wilayah yang rawan banjir berada di Kendal bagian bawah, termasuk area perkotaan dengan pemukiman padat penduduk.

Sementara itu, potensi angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Kangkung dan Rowosari.

Dua kecamtan itu kerap dilanda angin kencang saat hujan deras mengguyur.

Iwan mengungkap, seluruh wilayah di Kendal sebenarnya berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi sesuai topografi wilayah.

"Di Kendal itu seluruhnya titik rawan, cuma kembali lagi, bencana kan ada banjir, tanah longsor, puting beliung."

"Itu masing-masing wilayah punya potensi bencana sendiri-sendiri," sambungnya.

Baca juga: Bu Kades Jetis Kendal Tabrak Pemotor di Dekat Pasar. Tiba-tiba Muncul Motor Menyeberang

Sebagai langkah tanggap darurat, pihaknya telah mendirikan posko induk di kantor BPBD dengan petugas jaga yang dibagi dalam 3 sif.

Selain itu, pihaknya juga telah membuat grup WhatsApp tanggap bencana yang beranggotakan masing-masing camat. 

Grup itu berisi imbauan, informasi terkini, serta pengamatan titik kejadian di lapangan. 

Selanjutnya, tiap camat akan memberi instruksi ke kepala desa untuk melakukan penanganan darurat.

"Untuk tim relawan penanganan dini juga terus standby di masing-masing wilayah, merkea bertugas melakukan asesmen pertama ketika ada kejadian," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved