Jumat, 24 April 2026

Berita Pati

Bayi Perempuan Berstatus Anak Negara di Pati Jadi Perhatian, 20 Orang Siap Mengadopsi

Seorang bayi perempuan yang ditemukan di Perumahan Puri Pati kini berstatus Anak Negara. Setidaknya, ada 20 orang yang berminat mengadopsi.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
PEXELS/WAYNE EVANS
ILUSTRASI BAYI - Bayi perempuan yang ditemukan di Perumahan Puri Baru Permai, Pati, Senin (8/12/2025), kini berstatus Anak Negara. Setidaknya ada 20 orang yang berminat untuk mengadopsinya. 

Ringkasan Berita:
  • Bayi perempuan yang ditemukan di Perumahan Puri Baru Permai Pati kini berstatus Anak Negara.
  • Dinas Sosial telah menerima setidaknya 20 permintaan untuk mengadopsinya.
  • Bayi tersebut dalam kondisi sehat dan kini masih dirawat di rumah sakit.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI — Seorang bayi perempuan di Pati, Jawa Tengah, kini berstatus Anak Negara setelah ditelantarkan orangtua.

Meski begitu, sudah ada sekitar 20 orang yang berminat mengadopsinya.

Bayi perempuan itu ditemukan dalam keranjang sampah di Perumahan Puri Baru Permai, Pati, Senin (8/12/2025).

Saat ini, bayi tersebut masih dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Bangsa.

Direktur RS Mitra Bangsa, Hendrianto Trisnowibowo mengatakan, bayi tersebut telah menerima tindakan medis.

"Kemarin sore (Senin sore), kami menerima seorang bayi yang ditemukan di wilayah Puri."

"Bayi tersebut diantar ke IGD RS Mitra Bangsa dalam kondisi masih memiliki tali pusat dan ari-ari."

"Di rumah sakit, kami langsung melakukan pemotongan tali pusat serta memberikan perawatan layaknya bayi yang baru dilahirkan," jelas dia, Selasa (9/12/2025).

Baca juga: Duh Teganya, Bayi Baru Lahir Dibuang di Keranjang Sampah Puri Pati

Dia memaparkan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut memiliki berat 2,3 kilogram dan panjang 47 cm. 

Melihat kondisi tali pusat dan ari-arinya, diperkirakan, bayi baru berusia kurang dari 12 jam ketika ditemukan warga.

Kini, bayi tersebut dirawat di ruang perinatal dalam kondisi sehat. 

Sebetulnya, bayi tersebut sudah memungkinkan untuk dibawa pulang.

Akan tetapi, proses tersebut harus menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang. 

Apalagi, belum ada informasi mengenai orangtua bayi tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved