Berita Pekalongan
Beruntung, 8 Pasangan Pengantin di Pekalongan Gelar Pernikahan di Hotel Berbintang secara Gratis
Delapan pasangan pengantin di Kota Pekalongan, melangsungkan pernikahan di sebuah hotel berbintang. Seluruh biaya ditanggung Pemkot Pekalongan.
Penulis: Indra Dwi Purmomo | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Delapan pasangan pengantin dari tiga kecamatan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melangsungkan pernikahan di sebuah hotel berbintang.
Tak perlu mengeluarkan biaya mahal, apalagi patungan, mereka mendapat fasilitas gratis lewat Legalisasi Nikah Massal Tahun 2025 yang digelar Pemkot Pekalongan.
Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB), bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf) bersama Ketua TP PKK Inggit Soraya, turut hadir untuk memberikan dukungan dan doa kepada para pasangan pengantin.
Aaf menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya pernikahan massal yang dinilainya sarat nilai sosial dan kemanusiaan ini.
"Kegiatan seperti ini jarang dilakukan, padahal manfaatnya luar biasa."
"Biasanya, yang sering diadakan itu sunatan massal, sementara nikah massal justru jarang."
"Karena itu, acara ini sangat berarti bagi masyarakat," ujar Aaf dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (10/10/2025).
Baca juga: Tak Hanya Kredit Macet Rp150 Miliar, BPR BKK Pekalongan Hadapi Dugaan Kredit Fiktif Budi Daya Porang
Wali kota Aaf menambahkan, pelaksanaan resepsi di hotel berbintang menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Kota Pekalongan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi, termasuk Hotel Howard Johnson, HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia), dan TP PKK Kota Pekalongan.
"Ini sejarah baru karena pertama kalinya resepsi nikah massal dilaksanakan di hotel."
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu."
"Hadiah untuk pengantin juga lumayan, semoga menambah kebahagiaan mereka," tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawadah, warahmah.
"Meski tahun ini ada penyesuaian anggaran, alhamdulillah, kegiatan tetap bisa terlaksana."
| Rencana Mie Gacoan Pekalongan Terapkan Parkir Elektronik Ditolak Warga, Khawatir Pekerjaan Hilang |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Pekalongan Menyerah, Legawa Proyek Gedung Baru Ditunda demi Perbaikan Jalan Rusak |
|
|---|
| Ogah Terapkan WFH, Mas Aaf Wajibkan ASN Pekalongan Bersepeda atau Jalan Kaki ke Kantor |
|
|---|
| Kontras dengan Keluhan Jalan Rusak, Pemkot Pekalongan Malah Bangun Proyek Kantor Baru Pascakebakaran |
|
|---|
| Tekan Risiko Balon Udara Liar, Aparat Gabungan Pekalongan Selatan Sita Petasan dan Balon Udara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/10102025-pernikahan-massal-nikah-massal-pekalongan.jpg)