CERITA PARA KIAI
Dr Umarulfaruq Abubakar: Dari Lantai Masjid ke Mimbar Dakwah, Sempat Jadi Cleaning Service di Mesir
Baginya, cahaya itu bukan sekadar tradisi, melainkan penanda mimpi yang mulai tumbuh sejak kecil.
Merawat Batin di Tengah Distraksi
Di era yang serba cepat, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati. Menurutnya, manusia perlu memiliki rasa takut yang melahirkan harapan takut yang menuntun pada perbaikan diri, bukan kecemasan yang melemahkan.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak menjadikan materi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Sebab, ketika sandaran hidup hanya pada uang, kegelisahan mudah tumbuh.
Bagi Umar, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk kembali membersihkan jiwa, mengurangi distraksi, dan meneguhkan tujuan hidup.
Perjalanannya membuktikan bahwa mimbar dakwah tidak selalu dimulai dari panggung yang tinggi. Kadang, ia berawal dari lantai masjid yang disapu dengan sabra dari kerja sunyi seorang perantau yang memelihara mimpi dan menjaga cahaya di dalam hati.(Tribun-Video.com/ Nila Irda)
| Bukan Sekadar Jumpscare, Film Horor 'Pocong Merah' di Curug Cipendok Bawa Pesan Menyentuh Soal Ibu |
|
|---|
| Film Pocong Merah Karya Sutradara Ajibarang Banyumas Siap Menghantui Bioskop Mulai Hari Ini |
|
|---|
| Jadwal Imsak dan Buka Puasa Besok Kabupaten Banyumas, Ramadan Hari ke-2 Jumat 20 Februari 2026 |
|
|---|
| Geger Dentuman di Perut Bumi Bikin Warga Banjarnegara Cemas, tak Terdeteksi BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/UMARULFARUQ.jpg)