Berita Banyumas
Terdampak Nilai Tukar Dollar, Perajin Tempe Banyumas: Pak Prabowo Apa Tahu Harga Kedelai Mahal?
Perajin tempe di Banyumas kelimpungan setelah nilai tukar Dollar AS melejit. Mereka terdampak dengan harga kedelai impor yang turut melambung.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Perajin tempe di Banyumas mengeluhkan kenaikan harga kedelai dari Rp10 ribu menjadi Rp10.600 per kilogram.
- Kenaikan harga kedelai ini dipicu nilai tukar Dollar AS yang melonjak terhadap rupiah.
- Pasalnya, kedelai yang digunakan perajin tempe masih diimpor dari Amerika Serikat atau dibeli dengan Dollar.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kenaikan nilai tukar Dollar AS terhadap rupiah membuat perajin tempe di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kelimpungan.
Meski transaksi penjualan tempe tak menggunakan Dollar namun mereka harus menanggung kenaikan harga kedelai yang diimpor dari Amerika Serikat.
Isti, satu di antara perajin tempe mengatakan, harga kedelai kini melonjak tajam.
"Pak Prabowo apa tahu harga kedelai mahal?" kata Isti saat ditemui di rumah produksi tempe miliknya, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, harga kedelai mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Dari harga semula sekitar Rp10.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp10.600 per kilogram.
"Yang terasa banget kenaikannya mulai beberapa pekan terakhir ini," ujar Isti.
Baca juga: Sidak Pasar Hewan Ajibarang, Wabup Banyumas Pastikan Stok Sapi dan Kambing untuk Iduladha 2026 Aman
Kondisi tersebut membuat para perajin semakin terjepit.
Sebab, meski biaya produksi naik, mereka tidak berani menaikkan harga jual tempe karena khawatir pelanggan beralih ke produsen lain.
Hal serupa disampaikan perajin tempe lain, Bakhur Fauzi.
Ia mengatakan, margin keuntungan penjualan kini semakin menipis akibat kenaikan harga bahan baku.
"Saat ini penjualan lagi pelan. Harga tetap sama, ukuran juga sama, enggak diperkecil."
"Tinggal pinter-pinternya kita jualan aja gimana supaya tetap untung," ujar Fauzi.
Ia menjelaskan, harga tempe mendoan masih dijual mulai Rp1.000 hingga Rp3.000 per bungkus, tergantung jumlah isi.
| Terinspirasi dari Surabaya, Perumda Pasar Satria Banyumas Kini Dibubarkan setelah Studi ke Cirebon |
|
|---|
| Resmi Terintegrasi BPJS Kesehatan, Layanan Cathlab RSUD Banyumas Permudah Pasien Jantung dan Stroke |
|
|---|
| Balon Udara Wonosobo Bakal Mengudara di Langit Purwokerto |
|
|---|
| Kasus Mandiri Taspen Purwokerto, Korban Kaget Uang Rp1 M Masuk ke Rekeningnya Lalu Hilang |
|
|---|
| Empat OPD di Banyumas Kosong Pemimpin, Pemkab Buka Seleksi Jabatan Eselon 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/202605202-perajin-tempe-banyumas-di-pliken-kembaran.jpg)