Banyumas
Bupati Banyumas Beri Penghargaan Tanoto Foundation Soal Stunting
Tanoto Foundation menerima penghargaan dari Bupati Banyumas atas kontribusi nyatanya dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Bupati Banyumas memberikan penghargaan bergengsi kepada Tanoto Foundation dalam agenda Pra-Musrenbang Tematik Stunting di Pendopo Si Panji.
- Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif lembaga filantropi itu dalam membantu percepatan penurunan angka stunting di Banyumas.
- Ke depannya, Tanoto Foundation akan terus berfokus pada pendekatan perubahan perilaku warga melalui jalur edukasi dan komunikasi antarpribadi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tanoto Foundation mendapatkan piagam penghargaan secara langsung dari Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, dalam kegiatan Pra-Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Tematik Stunting di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, Senin (9/3/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif dan kontribusi nyata lembaga tersebut sebagai mitra pembangunan dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Banyumas.
Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Regional Lead Tanoto Foundation, Anang Ainur Roziqin.
Apresiasi Mitra Pembangunan
Baca juga: Tekan Angka Stunting, Pemkab Banyumas Gandeng Tanoto Foundation
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pihaknya memberikan piagam penghargaan kepada beberapa lembaga yang telah berkontribusi besar dan berperan nyata dalam upaya penurunan angka stunting di Banyumas.
Selain diberikan kepada perwakilan desa dan kecamatan yang berhasil menekan angka stunting, apresiasi tinggi juga diberikan kepada lembaga filantropi Tanoto Foundation.
Sadewo bersyukur, meskipun saat ini prevalensi stunting di Banyumas masih dikategorikan tinggi, tetapi dari tahun ke tahun angkanya terus menunjukkan tren penurunan.
"Tanoto Foundation cukup intens membantu. Tahun ini juga akan membantu penanganan stunting," katanya mengapresiasi, Senin (9/3/2026).
Fokus Perubahan Perilaku
Sementara itu, Regional Lead Tanoto Foundation, Anang Ainur Roziqin mengatakan, Tanoto Foundation akan tetap konsisten berfokus pada isu perubahan perilaku warga dalam proses penurunan dan pencegahan stunting.
Menurutnya, komunikasi antarpribadi di level terbawah menjadi aspek yang paling dominan dan harus terus dikuatkan.
Anang menilai, stunting sejatinya adalah masalah pribadi di dalam keluarga yang muncul karena sebagian orang tua kurang memedulikan asupan gizi berimbang, pola hidup bersih, dan kebiasaan sehari-harinya.
"Tetapi terakumulasi jadi masalah masyarakat, bahwa ini anak stunting. Padahal ini masalah pribadi yang solusinya adalah komunikasi antarpribadi," ungkapnya memberikan pandangan.
Pelatihan Kader Tambahan
Beranjak dari kesadaran tersebut, Anang menegaskan bahwa pada tahun 2026 ini, Tanoto Foundation akan semakin menguatkan langkah edukasinya dengan menambah jumlah kader pendamping di lapangan.
"Kami identifikasi dan kami latih supaya mereka bisa memberikan penyadaran dan penyampaian informasi, sampai dengan penanggulangan stunting ini benar-benar tuntas," jelasnya memungkasi. (fba)
| Akhir Libur Sekolah, 29 Ribu Penumpang Padati Stasiun Daop 5 |
|
|---|
| Berkah Lebaran Pedagang Baturraden Usai Diterjang Isu Banjir Bandang |
|
|---|
| Pria Cirebon Curi 4 HP di Ajibarang Saat Pemiliknya Salat Tarawih |
|
|---|
| H+5 Lebaran, Ratusan Wisatawan Asyik Selfie di Lokawisata Baturraden |
|
|---|
| Ratusan Ton Beras Bulog Cair Pascalebaran Bantu Warga Maos Cilacap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260309-purwokerto-penghargaan-tanoto-foundation.jpg)