Banyumas
Ketua DPRD Banyumas Minta Kaji Ulang Opsen Pajak Kendaraan Bermotor
Ketua DPRD Banyumas Agus Priyanggodo minta opsen pajak kendaraan dikaji ulang usai banyak keluhan warga di medsos, Rabu (18/2).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Banyumas menyoroti keluhan warga di media sosial terkait tingginya opsen pajak kendaraan bermotor yang memberatkan.
- Agus Priyanggodo atau Mas Nova meminta Bapenda dan Komisi I meninjau produk hukum daerah serta membandingkan tarif dengan provinsi lain.
- Meski pendapatan daerah penting untuk kemandirian, DPRD menekankan kebijakan harus tetap berpihak pada kemampuan masyarakat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo menyoroti ramainya keluhan masyarakat di media sosial tentang tingginya opsen pajak kendaraan bermotor.
Pria yang akrab disapa Mas Nova itu mengatakan, ia menerima berbagai masukan tentang opsen pajak kendaraan bermotor yang sedang menjadi sorotan publik saat ini.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut bahkan sudah meminta ketua Fraksi PDI-P untuk segera bersikap.
Baca juga: Cara Pemprov Jateng Respon Warga Boikot Pajak Opsen, Kasih Diskon Biar Patuh
"Kita harus bandingkan dengan provinsi lain dan sebagainya. Termasuk dikaji ulang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/2/2026).
Soroti Produk Hukum
Agus mengatakan, secara kelembagaan, ia akan berkomunikasi dan memerintahkan Komisi I serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyumas untuk melihat kembali produk hukum daerah tentang Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).
Menurutnya, hal itu cepat atau lambat akan menjadi isu yang berkembang liar di masyarakat.
Ia pun menyadari DPRD merupakan lembaga yang mewakili rakyat, berdaulat, dan memiliki andil dalam merumuskan kebijakan terhadap pemerintah daerah.
"Oleh karena itu, kita minta dikaji ulang tentang pajak kendaraan bermotor. Ruang bijaknya harus berpihak kepada masyarakat," tegasnya.
Gali Potensi Lain
Menurut Agus, ia memahami betul pendapatan daerah saat ini tengah menjadi sorotan berbagai pihak.
Bisa saja kenaikan opsen ini merupakan upaya kemandirian pemerintah daerah dalam mengelola anggaran.
"Terkait pendapatan daerah, kita berharap bisa meningkat. Tentunya seluruh potensi harus kita gali, bukan hanya pajak kendaraan bermotor," jelasnya. (fba)
| Tak Masuk PAD Banyumas, DPRD Soroti Tiket Wanawisata Milik Perhutani |
|
|---|
| Mengambang di Dermaga Papringan, Jasad Pria Karangrau Berhasil Dievakuasi |
|
|---|
| Bantah Isu Tumbal Ajibarang-Pekuncen, Satlantas Pasang Papan Peringatan |
|
|---|
| Ikut-ikutan TikTok, Orangtua Marah Anak Dihukum Disorot DPRD Banyumas |
|
|---|
| Sambil Karaoke Keliling, Warga Banjaranyar Banyumas Demo Tuntut Kades |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260218-banyumas-ketua-dprd-soroti-pajak.jpg)