Rabu, 13 Mei 2026

Banyumas

Ketua DPRD Banyumas Minta Kaji Ulang Opsen Pajak Kendaraan Bermotor

Ketua DPRD Banyumas Agus Priyanggodo minta opsen pajak kendaraan dikaji ulang usai banyak keluhan warga di medsos, Rabu (18/2).

Tayang:
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
KETUA DPRD BANYUMAS WAWANCARA: Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo alias Mas Nova saat diwawancarai awak media terkait opsen pajak di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Banyumas menyoroti keluhan warga di media sosial terkait tingginya opsen pajak kendaraan bermotor yang memberatkan.
  • Agus Priyanggodo atau Mas Nova meminta Bapenda dan Komisi I meninjau produk hukum daerah serta membandingkan tarif dengan provinsi lain.
  • Meski pendapatan daerah penting untuk kemandirian, DPRD menekankan kebijakan harus tetap berpihak pada kemampuan masyarakat.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo menyoroti ramainya keluhan masyarakat di media sosial tentang tingginya opsen pajak kendaraan bermotor.

Pria yang akrab disapa Mas Nova itu mengatakan, ia menerima berbagai masukan tentang opsen pajak kendaraan bermotor yang sedang menjadi sorotan publik saat ini.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut bahkan sudah meminta ketua Fraksi PDI-P untuk segera bersikap.

Baca juga: Cara Pemprov Jateng Respon Warga Boikot Pajak Opsen, Kasih Diskon Biar Patuh

"Kita harus bandingkan dengan provinsi lain dan sebagainya. Termasuk dikaji ulang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/2/2026).

Soroti Produk Hukum

Agus mengatakan, secara kelembagaan, ia akan berkomunikasi dan memerintahkan Komisi I serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyumas untuk melihat kembali produk hukum daerah tentang Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

Menurutnya, hal itu cepat atau lambat akan menjadi isu yang berkembang liar di masyarakat.

Ia pun menyadari DPRD merupakan lembaga yang mewakili rakyat, berdaulat, dan memiliki andil dalam merumuskan kebijakan terhadap pemerintah daerah.

"Oleh karena itu, kita minta dikaji ulang tentang pajak kendaraan bermotor. Ruang bijaknya harus berpihak kepada masyarakat," tegasnya.

Gali Potensi Lain

Menurut Agus, ia memahami betul pendapatan daerah saat ini tengah menjadi sorotan berbagai pihak.

Bisa saja kenaikan opsen ini merupakan upaya kemandirian pemerintah daerah dalam mengelola anggaran.

"Terkait pendapatan daerah, kita berharap bisa meningkat. Tentunya seluruh potensi harus kita gali, bukan hanya pajak kendaraan bermotor," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved