Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banyumas

Cek SPPG dan MBG di Cilacap dan Banyumas, Zulhas: Berjalan Baik, Hampir Sempurna

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut, pelaksanaan SPPG dan MBG di Cilacap dan Purwokerto berjalan baik bahkan hampir sempurna.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
PROMOSI SUSU - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden (BBPTUHPT) dan audiensi dengan sejumlah SPPG, Jumat (23/1/2026). BBPTUHPT Baturraden turut memasok kebutuhan susu untuk program makan bergizi gratis. 

Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo mengatakan, produksi susu di BBPTUHPT saat ini sekitar 7.000 liter per hari.

"Artinya potensi untuk membuat susu dalam bentuk botol, cup, itu bisa sampai memenuhi 60.000 botol setiap hari."

"Artinya 60.000, kalau 1 SPPG (butuh) 3.000, itu bisa (memenuhi) 20 SPPG. Bisa kita penuhi," katanya.

Namun, kapasitas produksi kemasan masih terbatas karena mesin yang belum mencukupi.

"Baru kita penuhi itu, baru 17.000 cup atau botol susu per hari."

"Karena mesinnya kita masih kurang, masih kita datangkan," ujarnya.

Baca juga: Daftar 13 Gapoktan Banyumas Penerima Bantuan Alsintan, Sartim: Terima Kasih Pak Prabowo!

Pihaknya akan menyediakan mobil pendingin untuk distribusi ke SPPG di wilayah Purwokerto, Banyumas, dan sekitarnya.

Dani menjelaskan, produksi susu sebelumnya sekitar 4.000 liter per hari dan meningkat setelah kerja sama dengan SPPG serta peningkatan kualitas sapi.

"Kita tingkatkan kualitas sapinya sehingga sapinya tadinya produksi susunya masih 10 liter, sekarang sudah 15 liter."

"Artinya, dengan sapi yang tetap tapi produksinya meningkat," katanya.

Ia menargetkan, produksi susu bisa mencapai 10.000 liter per hari dengan perbaikan pakan dan manajemen peternakan.

Untuk sektor swasta, Dani menyebutkan, keterlibatan PT Suri di kawasan Manggala dengan kandang berkapasitas 250 ekor sapi.

"Kandangnya sudah beres semua, sudah ada tempat pemerahan segala macam, tapi sapinya belum masuk." 

"Sapinya impor dari Australia, rencananya Januari akhir atau Februari awal akan masuk," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved