Berita Banyumas
Cek SPPG dan MBG di Cilacap dan Banyumas, Zulhas: Berjalan Baik, Hampir Sempurna
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut, pelaksanaan SPPG dan MBG di Cilacap dan Purwokerto berjalan baik bahkan hampir sempurna.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Ia menyebut, distribusi susu MBG membutuhkan kendaraan khusus agar susu tetap segar saat sampai di tangan penerima.
"Butuh kendaraan khusus yaitu frozen sehingga susu dalam keadaan fresh," katanya kepada Zulhas.
Menanggapi hal itu, Zulhas mengakui, distribusi susu memang memerlukan fasilitas rantai dingin.
"Betul, harus ada mobil atau container khusus yang membawa susu hasil dari produksi."
"Nanti, kalau ada Kopdes (Koperasi Desa), akan ada pengadaan cold storage khusus yang mengangkut atau mobil khusus yang mengangkut susu-susu itu," jelasnya.
Pelaku SPPG Cilacap, Puji, juga mengusulkan agar harga susu dibedakan antara harga eceran dan harga grosir.
"Jelas, nanti harus dibedakan, masa eceran sama grosir sama, itu ada hukum ekonominya," jawab Zulhas menanggapi usulan tersebut.
Baca juga: Siasat Pemkab Banyumas Usai Dana Transfer Dikurangi, Gelar Beauty Contest Dapat Rp 1,1 Miliar
Masukan lain datang dari Nabila, pelaku SPPG Pandak Baturraden yang menyebut, penerima manfaat masih awam terkait susu pasteurisasi.
"Susu pasteurisasi masih ada yang butuh pencerahan penerima manfaat karena masih banyak orangtua mempertanyakan apakah susu itu aman atau tidak," katanya.
Zulhas menegaskan keamanan susu tetap terjamin selama telah dinyatakan layak oleh BPOM.
"Kalau dari POM-nya ada layak sehat, aman, layak ya aman."
"Tapi memang kalau ada panduannya harusnya aman," ujarnya.
BBPTUHPT Baturraden Pasok Susu MBG
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyoroti produksi susu dalam negeri yang belum mencukupi kebutuhan nasional.
"Belum, kita impornya masih banyak."
"Banyak, hampir 50 persen masih impor," katanya.
| Prabowo Berdarah Banyumas, Sadewo Siapkan Strategi Sundul Anggaran Pusat |
|
|---|
| Jadi Tempat Leluhur Presiden, Banyumas Lebih Mudah Dapat Proyek Nasional |
|
|---|
| Bupati Banyumas Sadewo Lantik 77 Pejabat Sekaligus, Tekankan Birokrasi Tak Boleh Stagnan |
|
|---|
| Ingin Warga Banyumas Siap Kerja ke Jerman, Bupati Sadewo Bakal Bentuk BLK Khusus |
|
|---|
| Gaji Perawat di Jerman Tembus Rp50 Juta Per Bulan, Pemkab Banyumas Mulai Siapkan SDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/23012026-menko-bidang-pangan-zulkifli-hasan-kunjungi-baturraden-banyumas.jpg)