Senin, 4 Mei 2026

Berita Banyumas

Bupati Banyumas Sadewo Lantik 77 Pejabat Sekaligus, Tekankan Birokrasi Tak Boleh Stagnan

Dari total 77 pejabat yang dilantik, sebanyak 75 merupakan pejabat fungsional dan dua lainnya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Ist. Pemkab Banyumas.
LANTIK PEJABAT - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat melantik sebanyak 77 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas dilantik sekaligus dalam satu momen, Senin (4/5/2026). Ia mengatakan birokrasi tidak boleh berjalan stagnan dan harus bergerak adaptif menjawab tantangan zaman. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melantik sebanyak 77 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam satu momen, Senin (4/5/2026).
  • Sadewo Tri Lastiono menegaskan pesan kuat, yaitu birokrasi tidak boleh berjalan stagnan dan harus bergerak adaptif menjawab tantangan zaman.
  • Dari total 77 pejabat yang dilantik, sebanyak 75 merupakan pejabat fungsional dan dua lainnya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 77 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas dilantik sekaligus dalam satu momen, Senin (4/5/2026).

Di balik pelantikan massal ini, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan pesan kuat, yaitu birokrasi tidak boleh berjalan stagnan dan harus bergerak adaptif menjawab tantangan zaman.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Pendopo Si Panji, Purwokerto.

Dari total 77 pejabat yang dilantik, sebanyak 75 merupakan pejabat fungsional dan dua lainnya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

Kepala BKPSDM Banyumas, Eko Prijanto, menjelaskan dua pejabat tinggi pratama yang dilantik yakni Widodo Sugiri sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Sumardi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum.

"Jabatan tinggi pratama yang dilantik hari ini, yakni Widodo Sugiri sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Sumardi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Dalam sambutannya, Bupati Sadewo menegaskan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bukan sekadar proses administratif semata.

Menurutnya, seluruh keputusan telah melalui pertimbangan matang dari berbagai aspek dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Namun demikian, hari ini kita tidak bisa lagi memaknai proses tersebut hanya dari sudut pandang formalitas organisasi.

Baca juga: Warga Karangpucung Banyumas Ditangkap saat Edarkan Sabu di Purbalingga, Dapat Upah Hingga Rp2,5 Juta

Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa organisasi mampu bergerak lebih adaptif dalam menjawab berbagai tantangan," tegasnya.

Sadewo menyebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas saat ini menghadapi berbagai dinamika, mulai dari perubahan regulasi yang cepat, tuntutan efisiensi anggaran, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.

Di sisi lain, pola kerja birokrasi juga terus berubah seiring pemanfaatan teknologi dan pendekatan kerja yang lebih fleksibel.

Hal ini, menurutnya, menuntut kinerja yang cepat, tepat, dan terukur dari seluruh aparatur.

"Pelantikan ini harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi memperkuat kapasitas, memperlancar pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, sekaligus memastikan pelayanan publik semakin optimal, relevan, dan berkualitas," ujarnya.

Khusus kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, Sadewo meminta agar mampu menjadi penggerak utama di unit kerja masing-masing.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved