Banyumas
Sanggupkah Dishub Banyumas Kejar Target Parkir Rp 7 Miliar Tahun Depan?
Pendapatan parkir Banyumas 2025 melonjak 45% jadi Rp1,9 M. Tahun 2026, Dishub pasang target ambisius Rp7 M lewat penataan jukir dan parkir insidental.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Mulai dari menata ulang titik-titik parkir yang potensial, hingga memoles sumber daya manusia (SDM) para juru parkir (jukir) agar lebih ramah dan profesional.
Tak hanya itu, Satuan Tugas (Satgas) parkir juga akan diterjunkan lebih intensif untuk mengawasi kondisi di lapangan.
Jadi, jangan kaget jika nanti perparkiran di Banyumas akan terasa lebih tertib.
Jurus Parkir Insidental
Salah satu kartu as yang akan dimainkan Dishub adalah optimalisasi "parkir insidental".
Ini adalah pungutan parkir yang dilakukan saat ada event besar atau keramaian dadakan, yang selama ini potensinya sangat besar namun belum tergarap maksimal.
"Parkir insidental dilakukan pada momen tertentu seperti event atau keramaian. Ini sudah memiliki payung hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perhubungan," jelas Fadhil.
Dengan strategi ini, Dishub tidak hanya mengejar setoran, tapi juga ingin memastikan warga Banyumas mendapatkan kenyamanan dan ketertiban saat memarkirkan kendaraannya di ruang publik.
| Arief Sebut Golkar Partai Paling Terbuka Tanpa Sistem Trah |
|
|---|
| Pangki Soroti Pajak Hotel, Dorong OPD Banyumas Maksimalkan PAD |
|
|---|
| Dorong Bupati Sadewo, Golkar Banyumas Dukung Program Pro-Rakyat |
|
|---|
| Tepis Stigma Partai Tua, Ketua Golkar Banyumas: Kami Rangkul Anak Muda |
|
|---|
| Punya Akses Tapi Belum Paham, Adisatrya Ajari UMKM Banyumas Jadi Nasabah Cerdas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250717-pengelola-parkir-banyumas.jpg)