Selasa, 5 Mei 2026

Banyumas

Punya Akses Tapi Belum Paham, Adisatrya Ajari UMKM Banyumas Jadi Nasabah Cerdas

Adisatrya Suryo Sulisto dan Bank Mandiri ajak pelaku UMKM Banyumas jadi nasabah cerdas, pahami produk perbankan untuk kembangkan usaha.

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
EDUKASI UMKM - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, saat memberikan pemaparan dalam acara sosialisasi literasi dan inklusi keuangan bersama Bank Mandiri di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya S. Sulisto gelar sosialisasi keuangan di Purwokerto, Kamis (23/4/2026).
  • Adisatrya menggandeng Bank Mandiri guna mengedukasi pelaku UMKM Banyumas.
  • OJK mencatat inklusi keuangan capai 80,51 persen, namun literasinya baru 66,46 persen.
  • Banyak masyarakat memiliki akses bank tetapi belum paham cara mengelolanya.
  • Sosialisasi ini bertujuan mencetak nasabah cerdas yang mampu mengelola arus kas dan kredit.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menggandeng Bank Mandiri untuk menggelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan masyarakat di Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Purwokerto ini merupakan bagian dari masa reses DPR sekaligus upaya strategis untuk mendorong pemanfaatan produk perbankan guna menggerakkan urat nadi ekonomi daerah.

Sinergi agen pembangunan

Kepala Cabang Bank Mandiri Purwokerto, Margareta Wikansari, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Ribuan Perantau Banyumas Siap Padati Lapangan Banteng di BGFest

Ia berharap upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pemanfaatan produk perbankan dapat memberikan manfaat nyata yang bisa langsung dirasakan oleh pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Adisatrya menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kemitraan biasa, melainkan bentuk sinergi nyata antara DPR dengan BUMN yang berperan penting sebagai agen pembangunan negara.

"Bank Mandiri tidak hanya fokus profit, tapi juga punya dampak nyata di daerah, seperti di Banyumas dan Cilacap, lewat kredit UMKM, pendampingan, hingga program CSR," ujarnya.

Soroti kesenjangan literasi

Politisi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas-Cilacap itu turut menggarisbawahi adanya kesenjangan yang cukup kentara antara kemudahan akses dan tingkat pemahaman keuangan di tengah masyarakat bawah.

Berdasarkan rilis data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat inklusi keuangan nasional saat ini sudah mencapai 80,51 persen.

Namun sayangnya, tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap produk tersebut baru berada di angka 66,46 persen.

"Artinya, banyak orang sudah punya akses ke bank, tapi belum paham cara mengelolanya," tegas Adisatrya memberikan catatan merah.

Cetak nasabah cerdas

Ia menambahkan, di lapangan masih banyak dijumpai pelaku UMKM dengan potensi besar yang nyatanya belum optimal dalam memanfaatkan layanan perbankan.

Padahal, fasilitas krusial seperti kredit produktif, manajemen arus kas, hingga digitalisasi transaksi sangat dibutuhkan untuk menjaga napas bisnis mereka.

Melalui sosialisasi komprehensif ini, masyarakat didorong penuh untuk bertransformasi menjadi nasabah cerdas.

Mereka diharapkan tidak sekadar menggunakan bank untuk menabung atau meminjam uang secara konvensional, tetapi juga mampu menggunakan produk perbankan secara bijak untuk mengembangkan skala usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan reses ini sekaligus menjadi momen berharga bagi anggota dewan tersebut untuk turun langsung menyerap aspirasi warga Banyumas terkait kendala ekonomi di lapangan.

Adisatrya menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Mandiri dalam pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap ke depan Bank Mandiri selalu menghadirkan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah/masyarakat.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved