Jumat, 24 April 2026

Berita Jepang

Dilema Desakan Penutupan Tambang Granit di Baseh Banyumas, Puluhan Warga Terancam Menganggur

Desakan penutupan tambang batu granit di Baseh Banyumas membuat puluhan warga terancam kehilangan pekerjaan. Granit Baseh menembus pasar Jepang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
DIPROTES WARGA- Lokasi penambangan batu granit di Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (10/12/2025). Penutupan tambang dikhawatirkan membuat puluhan warga Baseh kehilangan pekerjaan. 

Sesuai rekomendasi dari ESDM Jateng, PT Dinas Batu Agung sebagai pemilik tambang batu granit diberi waktu melakukan penataan area bukaan tambang agar sesuai kaidah teknis pertambangan.

Pemilik tambang juga diminta melakukan pengendalian air permukaan secara baik.

"Harapan saya, kita jalankan rekomendasi dulu selama 60 hari."

"Kalau bisa, jangan ada aksi lagi karena menguras tenaga."

"Nanti dievaluasi seperti apa."

"Harus dikaji, mana yang berbahaya, mana yang tidak." 

"Karena, sebagian warga juga kerja di sini," ujarnya.

Novianto menyebut, pabrik dan tambang batu granit berada di RT 07 RW 05 Desa Baseh.

Banyak pemuda desa pernah bekerja di pabrik maupun tambang batu granit itu.

Di pabrik, 8 orang bekerja di bagian produksi dan dua menjadi operator mesin.

"Kalau tambang itu ranahnya DPA."

"Pabrik tetap berjalan. Yang dihentikan hanya tambang untuk penataan lahan dan dampak lingkungan," ucapnya. 

Rusak Kolam Hingga Pertanian

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga menggelar aksi di DPRD Banyumas untuk menolak penambangan batu granit di Baseh, Kedungbanteng.

Menurut mereka, tambang batu granit menimbulkan kerusakan serius di lingkungan mereka.

Tercatat, sebanyak 19 kolam ikan milik warga rusak akibat endapan pasir, kerikil, dan lumpur dari area tambang. 

Baca juga: 2 Tambang di Banyumas Bikin Bupati Sadewo Pusing: Ditolak Warga tapi Izin Dikeluarkan Pemprov Jateng

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved