Berita Banyumas
2 Tambang di Banyumas Bikin Bupati Sadewo Pusing: Ditolak Warga tapi Izin Dikeluarkan Pemprov Jateng
Bupati Banyumas Sadewo mengaku pusing lantaran didemo warga karena keberadaan dua tambang di wilayahnya. Padahal, perizinan dikeluarkan ESDM Jateng.
Ia mengaku kesulitan menghadapi protes warga karena izin galian C ditangani Pemprov Jateng lewat ESDM.
"Ini yang pusing kami, Pak Gub, karena izin tambang galian C itu ada di ESDM provinsi," ujarnya.
Baca juga: Atasi Masalah Tambang di Lereng Gunung Slamet, Ahmad Luthfi Instruksikan Dinas ESDM Bentuk Satgas
Sadewo menambahkan, satu titik tambang di Cilongok sudah selesai ditangani namun dua lokasi lain masih memicu aksi protes.
"Yang masih didemo terus, saya yang didemo biasanya, itu yang Baseh dan yang Baturaden," tuturnya.
Tanggapan Gubernur
Menanggapi itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengingatkan semua kepala daerah agar berhati-hati dalam mengelola urusan penambangan meski izinnya berada di provinsi.
"Ini untuk pembelajaran bupati yang lain, khususnya wilayah penambangan."
"Izin penambangan itu meskipun kualifikasinya di provinsi, jangan coba-coba main terutama dia mengubah terkait dengan ITR," tegas Luthfi. (Kompas.com/Titis Anis Fauziyah)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Banyumas Curhat ke Gubernur: Tambang Ditolak Warga, Tapi Izinnya Ada di Provinsi".
| Baru Buka, KDMP Kaliori Banyumas Sudah Punya 100 Anggota. Cukup Bayar Iuran Pokok Rp50 Ribu |
|
|---|
| Hadirkan 70 Kelompok Cheering, Purwokerto Half Marathon 2026 Makin Meriah |
|
|---|
| 6000 Pelari Meriahkan Purwokerto Half Marathon 2026 |
|
|---|
| Mendoan Banyumas Diangkat dalam Film, Bidik Festival Nasional dan Internasional |
|
|---|
| Purwokerto Half Marathon 2026 Targetkan Perputaran Uang Capai Rp10 M, Bidik Dua Rekor MURI Sekaligus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Tambang-batu-gunung-slamet.jpg)