Senin, 18 Mei 2026

Berita Banyumas

Lansia Somagede Banyumas Ditemukan Tewas di Bendung Gerak Sungai Serayu, Hilang Sejak Jumat

Warga Somagede Banyumas ditemukan tewas di bendung gerak Sungai Serayu, Minggu pagi. Korban hilang sejak Jumat.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Tim SAR Gabungan
EVAKUASI - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Sakun (71), warga Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang tersangkut di bendungan Sungai Serayu, Minggu (17/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga Somagede Banyumas ditemukan tewas di bendung gerak Sungai Serayu, Minggu pagi.
  • Warga yang merupakan lansia itu dilaporkan hilang pada Jumat dini hari.
  • Korban ditemukan 19 kilometer dari jejak akhir yang terendus anjing pelacak K9 Polresta Banyumas.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sakun (71) warga Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditemukan tewas di bendungan gerak Serayu, Mnggu (17/5/2026).

Sebelumnya, Sakun dilaporkan hilang pada Jumat (15/5/2026).

Koordinator Tim SAR Gabungan, Sigit Purnomo menyampaikan, korban ditemukan sekitar 19 kilometer dari lokasi akhir jejaknya terlacak.

"Sebelumnya, Sakun dilaporkan hilang sejak Jumat dini hari."

"Korban diduga keluar rumah dan berjalan menuju arah Sungai Serayu," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Baru Buka, KDMP Kaliori Banyumas Sudah Punya 100 Anggota. Cukup Bayar Iuran Pokok Rp50 Ribu

Proses pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan bersama unsur terkait, serta melibatkan anjing pelacak K9 Polresta Banyumas.

Dari hasil pelacakan K9, jejak terakhir korban terdeteksi mengarah ke Sungai Serayu.

Pada operasi SAR hari kedua, sekitar pukul 06.15 WIB, Tim SAR menerima laporan adanya sesosok jenazah yang tersangkut di Bendung Gerak Serayu.

Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

Jenazah kemudian dievakuasi pada pukul 07.30 WIB. 

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Banyumas untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Mendoan Banyumas Diangkat dalam Film, Bidik Festival Nasional dan Internasional

Setelah identitas korban dipastikan sebagai Sakun, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup pada pukul 08.50 WIB.

Seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian korban sejak hari pertama, dikembalikan ke unit masing-masing.

"Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian," ujar Sigit Purnomo. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved