Berita Banyumas
Sadewo Ingatkan WFH ASN Banyumas Jangan Jadi Walking-walking from Home
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui kebijakan Work From Home (WFH) memiliki celah penyimpangan
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui kebijakan Work From Home (WFH) memiliki celah penyimpangan dan tidak dijalankan dengan disiplin.
Ia bahkan menyebut WFH bisa berubah makna menjadi "walking-walking from home" apabila pegawai tidak memiliki kesadaran.
Secara terbuka mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak disalahgunakan hingga berubah makna.
Menurutnya, WFH berpotensi melenceng jika tidak dilandasi kesadaran.
"Kalau WFH itu bukan work from home, tapi walking-walking from home, jadi jalan-jalan dari rumah," ujar Sadewo kepada Tribunbanyumas.com, usai ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (9/4/2026).
Ia mengaku, kekhawatiran tersebut menjadi salah satu alasan dirinya sempat tidak langsung menerapkan kebijakan WFH di awal.
"Banyak pihak yang mengkritisi soal hari Jumat, nanti malah jadi long weekend.
Itu yang saya khawatirkan.
Makanya awalnya saya tidak menerapkan WFH," jelasnya.
Meski demikian, saat ini kebijakan WFH tetap dijalankan, namun dengan penyesuaian ketat, terutama pada sektor pelayanan publik.
Sadewo menegaskan, tidak semua instansi bisa menerapkan WFH.
Di tingkat kecamatan misalnya, ia menilai kebijakan tersebut tidak relevan karena dapat mengganggu pelayanan masyarakat.
"Contoh di kecamatan tidak usah WFH.
Baca juga: Sadewo Ultimatum Petugas Kesehatan Banyumas, Tegaskan Berobat Gratis tanpa Pungutan
Sempat ada yang bilang camatnya tidak WFH tapi perangkatnya WFH.
Lah nanti kalau menerima aduan bagaimana kalau tidak ada stafnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sadewo-uhc-banyumas.jpg)