Berita Banyumas
Sadewo Ingatkan WFH ASN Banyumas Jangan Jadi Walking-walking from Home
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui kebijakan Work From Home (WFH) memiliki celah penyimpangan
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
"Kalau saya sih enggak usah menghemat. Kantor saya satu rumah," ucapnya.
Meski begitu, ia tetap menunjukkan komitmen efisiensi, salah satunya dengan menolak pengadaan mobil dinas baru.
"Saya tidak mau dibelikan mobil dinas baru," ungkapnya.
Untuk kebutuhan perjalanan dinas luar kota, ia memilih menggunakan kendaraan lama yang dinilai lebih hemat.
"Kalau keluar kota, mobil dinas yang lama, itu kan hemat banget, gabungan antara listrik sama bahan bakar," jelasnya.
Terkait kebijakan seperti di tingkat provinsi yang mendorong pegawai bersepeda, Sadewo menyatakan tidak menerapkannya di Banyumas.
"Saya enggak menerapkan kebijakan itu. Apakah efektif, silakan menilai sendiri," katanya.
Menurutnya, kebijakan yang terlalu mengikat justru tidak efektif dalam jangka panjang.
"Kalau saya bilang naik sepeda, paling nanti satu dua hari naik sepeda, habis itu dibawa mobil lagi," ujarnya.
Ia lebih memilih memberikan kebebasan kepada pegawai dalam menentukan moda transportasi.
"Yang senang naik sepeda ya silakan, yang senang naik motor ya silakan," tambahnya.
Namun demikian, ia tetap mendorong efisiensi penggunaan kendaraan dinas.
"Mobil dinas kalau bisa ditinggal di kantor. Enggak usah dijemput-jemput.
Datang saja naik motor.
Kepala dinas ya mesti punya motor lah," tegasnya.
Di sisi lain, soal pengawasan pelaksanaan WFH, Sadewo mengakui hal tersebut tidak mudah dilakukan secara ketat.
"Pengawasannya bagaimana? Ya susah. Itu kesadaran, bukan pengawasan," pungkasnya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sadewo-uhc-banyumas.jpg)