Berita Banyumas
Sadewo Ingatkan WFH ASN Banyumas Jangan Jadi Walking-walking from Home
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui kebijakan Work From Home (WFH) memiliki celah penyimpangan
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
Hal yang sama juga berlaku untuk sektor kesehatan.
Ia memastikan puskesmas tetap bekerja penuh tanpa skema WFH.
"Puskesmas juga tidak ada WFH,” tegasnya.
Sementara itu, untuk dinas-dinas tertentu, penerapan WFH dilakukan secara selektif dan bergilir.
"Jadi dipilih-pilih, mungkin bergilirannya," ujarnya.
Ia menambahkan, beberapa layanan vital seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) tetap berjalan normal tanpa WFH.
"Dinas juga seperti itu. Dukcapil tidak perlu WFH.
Tapi tetap, sebagian ada yang WFH," jelasnya.
Kebijakan tersebut, lanjut Sadewo, mengacu pada keputusan pemerintah pusat yang telah dituangkan dalam surat edaran resmi.
"Sesuai keputusan pusat.
Edarannya sudah ada," katanya.
Namun untuk posisi strategis tertentu, seperti Sekretaris Daerah (Sekda), ia memastikan tidak diberlakukan WFH.
Terkait jumlah pegawai yang menjalani WFH setiap harinya, Sadewo tidak merinci secara pasti persentasenya.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung soal penghematan energi di lingkungan pemerintahan.
Ia mengaku memiliki pendekatan yang berbeda dalam hal tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sadewo-uhc-banyumas.jpg)