Rabu, 15 April 2026

Berita Banyumas

Sadewo Ingatkan WFH ASN Banyumas Jangan Jadi Walking-walking from Home

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengakui kebijakan Work From Home (WFH) memiliki celah penyimpangan

Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
UHC BANYUMAS - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2026 di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kamis (9/4/2026). Buapti menginstruksikan kepada seluruh puskesmas dan klinik agar tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu pembiayaan sementara bagi warga yang kepesertaannya belum aktif. 


Hal yang sama juga berlaku untuk sektor kesehatan. 


Ia memastikan puskesmas tetap bekerja penuh tanpa skema WFH.


"Puskesmas juga tidak ada WFH,” tegasnya.


Sementara itu, untuk dinas-dinas tertentu, penerapan WFH dilakukan secara selektif dan bergilir.


"Jadi dipilih-pilih, mungkin bergilirannya," ujarnya.


Ia menambahkan, beberapa layanan vital seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) tetap berjalan normal tanpa WFH.


"Dinas juga seperti itu. Dukcapil tidak perlu WFH. 


Tapi tetap, sebagian ada yang WFH," jelasnya.


Kebijakan tersebut, lanjut Sadewo, mengacu pada keputusan pemerintah pusat yang telah dituangkan dalam surat edaran resmi.


"Sesuai keputusan pusat.


Edarannya sudah ada," katanya.


Namun untuk posisi strategis tertentu, seperti Sekretaris Daerah (Sekda), ia memastikan tidak diberlakukan WFH.


Terkait jumlah pegawai yang menjalani WFH setiap harinya, Sadewo tidak merinci secara pasti persentasenya.


Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung soal penghematan energi di lingkungan pemerintahan. 


Ia mengaku memiliki pendekatan yang berbeda dalam hal tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved