Minggu, 14 Juni 2026

Cilacap

Lindungi Warga dari Krisis Air, Cilacap Bersiap Hadapi Kemarau

BPBD Cilacap mulai menyiapkan langkah mitigasi dan armada tangki air bersih pada Kamis (2/4), guna mengantisipasi ancaman musim kemarau panjang 2026.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Ancaman Cuaca Ekstrem, Pemandangan langit mendung menyelimuti wilayah Kabupaten Cilacap. Memasuki masa pancaroba jelang musim kemarau 2026, BPBD Kabupaten Cilacap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem maupun ancaman krisis air bersih, Kamis (2/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Cilacap melalui BPBD mulai memitigasi ancaman musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering. 
  • BMKG memprakirakan kemarau di Cilacap bermula pada Mei dan puncaknya Agustus. 
  • BPBD telah menyiagakan tiga armada tangki air untuk 105 desa rawan kekeringan. 
  • Jika dana kurang, CSR perusahaan siap digandeng. 
  • Selain krisis air, warga diimbau mewaspadai cuaca ekstrem dan pohon tumbang selama masa pancaroba.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Ancaman kekeringan yang diprediksi akan melanda lebih parah pada musim kemarau 2026 menuntut kesiapsiagaan penuh dari Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Sebagai benteng terdepan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai bergerak cepat menyusun skema mitigasi untuk menyelamatkan warga dari krisis air bersih.

Merujuk pada pantauan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim kemarau di wilayah Cilacap diperkirakan baru akan menyapa pada bulan Mei 2026.

Baca juga: Musim Kemarau di Banyumas dan Purbalingga Diprakirakan Singkat, Baru Datang Mulai Pertengahan Juni

Kedatangan musim kering ini sedikit lebih lambat jika disandingkan dengan daerah lain di Jawa Tengah yang rata-rata sudah mulai merasakannya sejak April.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, menuturkan bahwa puncak keganasan kemarau tahun ini diproyeksikan terjadi pada bulan Agustus 2026.

Oleh karena itu, persiapan payung sebelum hujan mutlak diperlukan.

“Kami sudah menyiapkan armada, ada tiga tangki air bersih yang siap melakukan dropping ke wilayah terdampak,” ujar Taryo, Kamis (2/4/2026).

Ratusan Desa Rawan Kering

Pemetaan risiko bencana menunjukkan fakta yang cukup mengkhawatirkan.

Terdapat sekitar 105 desa di Cilacap yang masuk dalam zona merah rawan kekeringan.

Berkaca pada rekam jejak tahun lalu, sekitar 28 desa yang tersebar di 20 kecamatan sangat bergantung pada uluran tangan pemerintah berupa suplai air bersih saat sumur-sumur warga mulai mengering.

Taryo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak membiarkan warganya kehausan.

Apabila alokasi anggaran daerah menipis di tengah jalan, BPBD telah menyiapkan rencana cadangan dengan menggandeng pihak ketiga melalui dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

“Koordinasi dengan perusahaan, termasuk BUMN dan BUMD, akan kami lakukan untuk mendukung distribusi air bersih,” jelasnya penuh keyakinan.

Waspada Masa Pancaroba

Selain ancaman kekeringan, warga Cilacap juga diminta ekstra waspada melewati masa transisi atau pancaroba yang tengah berlangsung saat ini.

Peralihan musim penghujan ke kemarau sangat identik dengan kemunculan fenomena cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat berdurasi singkat yang disertai petir, hingga ancaman puting beliung yang dipicu formasi awan cumulonimbus.

Perubahan suhu yang drastis antara siang yang terik dan sore yang dingin juga dapat melemahkan daya tahan tubuh manusia, membuat warga lebih rentan jatuh sakit.

Di sisi lain, terpaan angin kencang menyimpan potensi bahaya berupa kerusakan atap rumah hingga pohon tumbang.

Merespons ancaman tersebut, Taryo mengimbau warga untuk secara mandiri memangkas dahan pohon yang lapuk di sekitar permukiman.

Lebih dari itu, masyarakat pedesaan diajak untuk mulai merawat fasilitas penampungan air sedari dini.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sumber air (embung dan penampungan desa) agar kebutuhan tetap tercukupi saat kemarau,” pungkas Taryo. (ray)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved