Jumat, 24 April 2026

Purbalingga

Angka Pernikahan Dini di Purbalingga Menurun, Hingga September 2025 Tercatat 193 Kasus

Data Kemenag menunjukkan tren penurunan sejak 2023, namun Dinsos sebut fenomena ini masih jadi persoalan serius.

TRIBUN BANYUMAS/ FARAH ANIS RAHMAWATI
KABID PPA DINSOS, Kepala Bidang PPA Dinsos Purbalingga, Brianda Astrodiaz, di kantornya, Senin (29/9/2025). Ia menyebut, meski data pernikahan dini menurun, faktor lingkungan dan pengetahuan tetap menjadi tantangan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Angka kasus pernikahan dini di Kabupaten Purbalingga menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, jumlah kasus hingga September 2025 tercatat sebanyak 193 kasus.

Data ini menunjukkan kelanjutan tren positif setelah pada tahun 2024 tercatat ada 311 kasus.

Baca juga: Bupati Sadewo Sorot Kasus Pernikahan Dini di Banyumas

Angka tersebut turun dari tahun sebelumnya, 2023, yang sempat mencapai 408 kasus. Sementara pada tahun 2022, angkanya berada di 364 kasus.

Meski demikian, fenomena pernikahan di bawah umur ini masih menjadi persoalan serius yang terus mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Dua Faktor Utama 

Dinas Sosial (Dinsos) Purbalingga menilai, di luar regulasi yang sudah ada, terdapat dua faktor utama yang sangat memengaruhi, yakni lingkungan dan pengetahuan.

"Regulasi dari pemerintah sebenarnya bisa menjadi instrumen pencegah pernikahan dini. Namun, ada dua hal penting di luar kendali pemerintah, yaitu lingkungan dan pengetahuan umum,” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinsos Purbalingga, Brianda Astrodiaz, Senin (29/9/2025).

Upaya Pencegahan 

Untuk menekan angka pernikahan dini, Dinsos Purbalingga terus melakukan berbagai langkah preventif.

Beberapa di antaranya adalah melakukan sosialisasi secara rutin ke sekolah-sekolah serta menggalakkan kampanye melalui media sosial dengan pendekatan yang lebih kekinian agar mudah diterima oleh kalangan remaja. (far)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved