Jumat, 24 April 2026

Berita Banjarnegara

Kades Hoho Alkaf Sebut Teror Molotov Upaya Pembunuhan Berencana: Api Nyaris Bakar Rumah!

Kades Hoho Alkaf sebut pembakaran mobil Civic Turbo miliknya sebagai ancaman nyawa keluarga. Resmob Polda kini buru dalang di balik teror itu

|
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/Ist. Kades Hoho.
BEKAS TERBAKAR - Satu unit mobil Honda Civic Turbo milik Kades Hoho yang terbakar hebat setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (24/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Teror pembakaran mobil yang dialami Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf, tak hanya menyisakan kerugian materi. 
  • Insiden yang terjadi saat istri dan anaknya berada di dalam rumah itu disebut sudah mengarah pada ancaman  jiwa.
  • Peristiwa tersebut terjadi Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 04.10 WIB di rumah Hoho di Kabupaten Banjarnegara. 
  • Satu unit mobil Honda Civic Turbo miliknya terbakar hebat setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA – Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Kades Hoho Alkaf, menegaskan bahwa aksi pembakaran mobil Honda Civic Turbo miliknya pada Kamis (23/4) dini hari bukan sekadar kriminalitas biasa. 

Insiden yang menghanguskan kendaraan senilai Rp400 juta tersebut dinilai sebagai ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa keluarganya karena api nyaris merembet ke bangunan utama rumah.

"Ini bukan kejahatan biasa, ini sudah sangat frontal. Saya menganggap ini seperti rencana pembunuhan karena lokasi mobil berada di garasi yang menyatu dengan rumah. Dalam hitungan detik, api bisa membakar seluruh bangunan saat anak dan istri saya sedang tidur," tegas Hoho, Jumat (24/4/2026).

Resmob Polda Turun Tangan

Keseriusan penanganan kasus ini dibuktikan dengan turunnya tim Resmob dari Polda Jawa Tengah ke lokasi kejadian untuk membantu Polres Banjarnegara melakukan penyelidikan. Petugas telah melakukan olah TKP dan mendalami bukti-bukti terkait keterlibatan pihak luar.

20260424-OLAH TKP-CIVIC HOHO
OLAH TKP - Tim resmob Polda Jateng saat olah TKP kondisi terkini satu unit mobil Honda Civic Turbo milik Kades Hoho yang terbakar hebat setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (24/4/2026). Tersimpan dugaan kuat dari Hoho adanya aksi teror terencana yang disebut korban sudah mengarah pada upaya pembunuhan. (Ist. Kades Hoho)

Hoho meyakini ada "aktor intelektual" atau dalang yang menggerakkan pelaku di lapangan. Ia menduga kuat aksi ini merupakan buntut dari sikap tegasnya dalam proses penjaringan perangkat desa yang sempat memanas beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mobil Mewah Kades Hoho Alkaf Dilempar Molotov, Pelaku Terekam Kabur Pakai Sepeda Listrik

"Kejahatan seperti ini tidak mungkin terjadi begitu saja di desa jika tidak ada dalangnya. Saya curiga ada warga lokal yang berani melakukan ini karena ada yang menjamin di belakangnya," tambahnya.

Detik-Detik Mencekam di Garasi

Hoho menceritakan, saat kejadian ia sempat melihat pelaku, namun memilih mengurungkan niat untuk mengejar. Prioritasnya saat itu adalah menyelamatkan istri dan anaknya yang terancam terjebak jika api merambat ke bagian dalam rumah.

Pasca kejadian, mobil keluaran tahun 2020 tersebut kini dalam kondisi rusak parah. "Bagian interior hancur total, sudah seperti rongsokan. Kalau mesin dan bodi mungkin bisa diperbaiki, tapi dalamnya harus diganti semua," jelas Hoho.

Teror Masih Berlanjut

Meski polisi telah bersiaga, Hoho mengaku suasana di sekitar rumahnya masih mencekam. Pada Kamis malam, ia bersama warga sempat mengejar dua unit mobil mencurigakan—Avanza hitam dan satu mobil putih—yang melintas berulang kali di depan rumahnya.

Saat akan diinterogasi warga, kedua mobil tersebut langsung melarikan diri.

Baca juga: Kades Hoho Alkaf Dipukul hingga Kacamata Pecah oleh Pendemo, Tetap Tolak Batalkan Seleksi Perangkat

"Tadi malam ada dua mobil mencurigakan lagi. Saya tantang di media sosial, kalau berani datang lagi. Kami akan terus menekan pihak kepolisian agar bekerja profesional dan mengusut tuntas siapa pun yang bermain di balik kasus ini," pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terekam CCTV melarikan diri menggunakan sepeda listrik, sembari mendalami kemungkinan motif konflik pemerintahan desa sebagai pemicu utama. (jti) 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved