Senin, 8 Juni 2026

Berita Cilacap

Enam Wisatawan Terseret Ombak di Cilacap, Dua Ditemukan Meninggal

Fajar menegaskan bahwa setelah seluruh korban ditemukan, Operasi SAR Gabungan secara resmi diusulkan untuk ditutup

Tayang:
Tribun Banyumas
Evakuasi - Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Menganti Kisik, Sabtu (6/6/2026). 


TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Operasi pencarian dua remaja yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap, akhirnya tuntas setelah korban terakhir berhasil ditemukan pada Sabtu (6/6/2026) pagi.

Penemuan tersebut sekaligus menandai berakhirnya Operasi SAR Gabungan yang selama tiga hari terakhir dilakukan oleh puluhan personel dari berbagai instansi bersama relawan dan masyarakat setempat.

Peristiwa nahas itu bermula pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB saat enam remaja yang berada di kawasan Pantai Menganti Kisik terseret gelombang laut saat beraktivitas di sekitar pantai.

Empat korban berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua remaja lainnya dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan.

Korban yang selamat masing-masing Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15), sementara Wisnu (14) ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Jumat (5/6/2026).

Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi, mengatakan upaya pencarian terus dilakukan sejak laporan kejadian diterima hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Sejak hari pertama, seluruh unsur SAR gabungan bekerja maksimal dengan melakukan penyisiran melalui jalur darat maupun perairan untuk mempercepat proses pencarian korban,” ujar Fajar.

Memasuki hari kedua operasi, Jumat (5/6/2026) tim pencari memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga wilayah yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban.

"Pencarian dilakukan dengan
mempertimbanqkan arus, qelombanq, serta kemungkinan pergerakan korban berdasarkar kondisi perairan saat itu," katanya.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB ketika seorang nelayan menemukan korban atas nama Wisnu dalam kondisi meninggal dunia.

Memasuki hari ketiga operasi, korban terakhir bernama Adiansyah Putra Setiawan (16) ditemukan sekitar pukul 05.45 WIB oleh penjaga Pantai Lengkong dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada koordinat 7°41'36.4"S 109°03'59.1"E atau sekitar 1,6 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

“Informasi penemuan korban pertama kali kami terima dari penjaga pantai yang melihat jasad korban di sekitar pesisir Pantai Lengkong,” kata Fajar.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi korban.

“Korban kemudian dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman,” jelasnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved