Jumat, 5 Juni 2026

Berita Banyumas

Progres Jalan Tol Pejagan–Cilacap, Harapan Baru Pertumbuhan Ekonomi di Jasela

Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap terus dibahas dan kini memasuki tahap perencanaan lanjutan.

Tayang:
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
JALAN TOL - Ilustrasi pembangunan jalan tol. Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap terus dibahas dan kini memasuki tahap perencanaan lanjutan. 

Rencana pembangunan Tol Pejagan-Cilacap, Tol Yogyakarta-Cilacap, hingga jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo menjadi perhatian pemerintah pusat.

Pembangunan infrastruktur Jawa Tengah selatan (Jasela) ini dibahas khusus dalam rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (13/8/2025) di kawasan Senayan, Jakarta.

Rapat ini mempertemukan empat gubernur dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat, serta para bupati dari kawasan Jasela dan DIY. 

Agenda strategis ini diinisiasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sebagai upaya mempercepat pembangunan wilayah selatan Jawa. 

"Pak Menko AHY menjadi pembicara utama untuk memaparkan kebijakan infrastruktur di Jateng bagian selatan," ujar Anggota DPD RI Jateng, Abdul Kholik, saat dikonfirmasi, Rabu (6/8/2025). 

Menurut Kholik, selain pembangunan tol dan jalur kereta api, rapat juga membahas konektivitas wisata dari Dieng ke Banyumas dan Yogya.

Abdul Kholik mengatakan, rakor ini penting mengingat Jasela belum mendapat perhatian sebesar wilayah utara Jawa. 

"Kami ingin, pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di utara. Kawasan Jasela butuh perhatian serius," jelasnya. 

Menurut Kholik, pembangunan di Jasela juga dapat mengurangi urbanisasi warga.

Selama ini, banyak warga Jateng bagian selatan merantau ke Jakarta atau bahkan menjadi pekerja migran lantaran minimnya lapangan pekerjaan di wilayah mereka.

Pengembangan infrastruktur diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi.

"Kalau ekonomi selatan Jawa makmur, masyarakat tak perlu urbanisasi ke Jakarta. DKI pun diuntungkan karena banyak kebutuhan dasarnya disuplai dari Jateng," katanya. 

Dalam forum ini, DPD RI juga mengundang perwakilan duta besar negara-negara sahabat.

Kehadiran mereka diharapkan dapat membuka kerja sama berbentuk Sister City dalam sektor maritim, pertanian, dan pariwisata.

"Kami ingin, bupati-bupati di Jasela berjejaring secara internasional, misalnya dengan kota Bilbao di Spanyol atau kota-kota pesisir Jepang," ucap Kholik.

Abdul Kholik juga mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Tengah yang mulai mengembangkan pendekatan aglomerasi wilayah, seperti Solo Raya, yang ke depan akan diterapkan pula di Banyumas Raya untuk mendongkrak pemerataan pembangunan di Jateng. (*)

Baca juga: Infrastruktur Jasela Termasuk Tol Pejagan-Cilacap Mulai Dibahas, AHY Panggil 4 Gubernur dan Bupati

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved