Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Banyumas

Progres Jalan Tol Pejagan–Cilacap, Harapan Baru Pertumbuhan Ekonomi di Jasela

Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap terus dibahas dan kini memasuki tahap perencanaan lanjutan.

Tayang:
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
JALAN TOL - Ilustrasi pembangunan jalan tol. Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap terus dibahas dan kini memasuki tahap perencanaan lanjutan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS – Rencana pembangunan Jalan Tol Pejagan–Cilacap terus dibahas dan kini memasuki tahap perencanaan lanjutan.

Dari hasil pertemuan terakhir dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), pemerintah mendorong agar keterlibatan investor dilakukan melalui pihak ketiga, seperti Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dunia usaha, maupun masyarakat.

Jalan tol ini telah tercatat dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, dan diharapkan bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah bagian selatan atau Jasela.

Baca juga: "Masak Bupati Bisa Cari Investor, Pusat Tidak?" Sadewo Tagih Pembebasan Lahan Tol Pejagan-Cilacap

09092025 kepala bappedalitbang banyumas dedy noerhasan
BERI KETERANGAN - Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banyumas, Dedy Noerhasan memberikan pemaparan terkait rencana pembangunan jalan tol Pejagan-Cilacap yang akan melewati wilayah Banyumas.

“Tol Pejagan–Cilacap sangat strategis karena Jateng selatan selama ini menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan cukup tinggi. Infrastruktur ini bisa menjadi jawaban untuk mempercepat pemerataan pembangunan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banyumas, Dedy Noerhasan kepada Tribunbanyumas.com, baru-baru ini.

Tol Pejagan–Cilacap dinilai sangat mendesak karena selama ini konektivitas antara jalur utara dan selatan Jawa masih terputus.

Jalan tol Trans Jawa dari Jakarta–Semarang–Surabaya belum sepenuhnya menghubungkan wilayah selatan.

“Akibatnya terjadi bottleneck."

Baca juga: Dibanding Provinsi Jasela, Bupati Banyumas Dukung Pembentukan Aglomerasi. Begini Pertimbangannya

"Secara ekonomi membebani tinggi karena distribusi barang dari Purwokerto ke Semarang atau Pelabuhan Tanjung Emas masih terkendala waktu tempuh yang panjang."

"Padahal, di era sekarang kecepatan pengiriman sangat menentukan daya saing,” jelasnya.

Selain itu, arus lalu lintas menuju Pejagan dari Purwokerto juga kerap mengalami kemacetan, terutama pada musim mudik dan libur panjang.

Kehadiran tol ini diharapkan menjadi solusi alternatif sekaligus memperlancar jalur Bandung–Cilacap–Surabaya.

Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terus mendorong agar Jalan Tol Pejagan–Cilacap masuk dalam program prioritas pemerintah pusat. 

Harapannya, pembangunan tol ini bisa segera direalisasikan untuk mendukung perkembangan wilayah Brebes, Tegal, Banyumas, Kebumen, hingga Cilacap yang merupakan penyumbang angka kemiskinan tinggi di Jateng.

“Bagi masyarakat Banyumas dan Cilacap, jalan tol ini sudah lama dinantikan. Infrastruktur ini bukan hanya soal jalur cepat, tetapi juga peluang tumbuhnya investasi, wisata, hingga peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.

Dengan terealisasinya Jalan Tol Pejagan–Cilacap, masyarakat optimistis wilayah selatan Jawa Tengah bisa lebih kompetitif dan sejajar dengan kawasan utara dalam mendukung jalur logistik nasional.

Kabupaten Miskin

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved