Berita Wonosobo
Lima Hari Sekolah Tak Cocok Diterapkan di Wonosobo, Begini Alasan Komisi D DPRD
Komisi D DPRD Wonosobo menilai, kebijakan lima hari sekolah tak cocok diterapkan di wilayah mereka.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
"Anak-anak masih punya ruang yang harus bisa banyak bermain. Jangan sampai, waktunya habis untuk belajar, perkembangan psikologinya kurang bagus," tambahnya.
Ia menyatakan bahwa perdebatan soal lima atau enam hari sekolah sebaiknya tidak berkepanjangan karena fokus meningkatkan kualitas pendidikan di Wonosobo dinilai lebih baik.
Suwondo juga mengungkap bahwa masih banyak anak belum melanjutkan ke jenjang pendidikan atas yang perlu menjadi perhatian bersama.
"Kami juga mendengar pandangan dari orang tua, ketika terlalu banyak di rumah itu juga tidak bagus."
"Anak-anak menjadi kurang terkontrol kaitannya dengan penggunaan HP untuk game, untuk melihat konten-konten yang belum tentu sesuai dengan perkembangan anak," ujarnya. (*)
| Panitia Musda XI Golkar Wonosobo Laporkan Hasil Pelaksanaan Musda ke DPD I Jateng |
|
|---|
| Seorang Pria di Wonosobo Diciduk Polisi, Diduga Jadi Mucikari Prostitusi Online |
|
|---|
| Memacu Adrenalin di Curug Silancur Kebumen Lewat Canyoneering, Menuruni Air Terjun Gunakan Tali |
|
|---|
| Pemkab Wonosobo Siapkan 85 Kambing dan 7 Sapi Kurban di Iduladha 2026, Penyaluran Sesuai Usulan |
|
|---|
| Ditarget Rampung Juni 2026, Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo Dikeroyok 1.167 Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07082025-rapat-dengar-pendapat-lima-hari-sekolah-dprd-wonosobo.jpg)